Mendag Klaim Harga Pangan RI Belum Terdampak Konflik Iran dan Israel-AS

Menteri-Perdagangan-Budi-Santoso.jpg
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat konferensi pers Capaian Kinerja 2024 dan Program Kerja 2025, Senin, 6 Janurai 2025. (Fariza/kumparan)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso klaim Harga dan pasokan pangan di Indonesia belum terdampak eskalasi konflik antara Iran dan Israel-AS.

Budi mengatakan, pemerintah berupaya menjaga momentum belanja domestik agar tidak terdampak konflik global, karena konsumsi dalam negeri menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. 

"Kalau kita ngomongin dampak perang sebenarnya nggak mengganggu kita di dalam negeri, apalagi kan kalau kita kontribusi terhadap PDB itu kan sebenarnya belanja dalam negeri yang paling besar," kata Budi, dikutip dari Kumparan, Kamis, 5 Maret 2026.

"Nah itu terus harus kita jaga momentum itu, sehingga tidak banyak terganggu perang ini," imbuhnya.


Budi menjelaskan, berdasarkan pemantauan pemerintah melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga pangan di sejumlah wilayah masih normal.

Mendag juga memastikan harga dan pasokan bahan pokok di berbagai daerah masih stabil menjelang Lebaran. 

Budi mencontohkan hasil kunjungannya ke beberapa daerah seperti Sulawesi, Pidie Sigli di Aceh, serta Tebing Tinggi di Sumatera. Meski sebagian wilayah tersebut sempat terdampak banjir, harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil.

"Jadi Pidie sama Tebing Tinggi ini adalah wilayah yang terdampak banjir ya, tetapi kami lihat kemarin harganya bagus, normal semua ya, pasokan juga nggak ada masalah. Kemarin yang di Makassar itu juga begitu, harga bagus-bagus semua ya," paparnya.