Ibu Muda Tega Buang Bayi di Ngarai Sianok, Ditemukan 3 Bagian

Lokasi-ditemukan-bayi-di-ngarai.jpg
Lokasi potongan tubuh bayi ditemukan di pinggir Ngarai Sianok. (Foto: Dok. Polsek Kota Bukuttinggi via kumparan)

RIAU ONLINE - Seorang ibu muda tega membuang bayinya di pinggir di Ngarai Sianok kawasan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Jasad bayi malang itu ditemukan dalam tiga bagian. Potongan tubuh bayi perempuan itu, yakni dari pinggang ke dua kaki, tangan kiri dan kepala.

Tak berselang lama, sang ibu, Ica (21) ditangkap Polres Bukittinggi setelah ditemukannya potongan tubuh bayi tersebut, Sabtu, 25 Oktober 2025.

"Sudah kami amankan satu orang perempuan. Karena memang hasil pendalaman kami, dicurigai mengarah ke yang bersangkutan. Lebih detailnya silakan ke Kasat Reskrim," ujar Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Rully Indra Wijayanto, dikutip dari kumparan, Minggu 26 Oktober 2025.

Penangkan Ica berawal dari daster yang ditemukan di lokasi penemuan jasad bayi. Warga sekitar mengenali pakaian itu, sehingga mengarah ke pelaku.

"Karena dicurigai tiga orang, ibu sama dua anaknya. Kami interogasi tidak mengakui dengan macam alasannya. Setelah kami visum, ketahuan satu orang baru melahirkan," ujar Plt Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, Kompol Anidar.


Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melahirkan sendiri di kamar mandi rumahnya pada Kamis, 23 Oktober 2025. Lalu si bayi menangis dan pelaku panik ketahuan.

Anidar mengatakan, pelaku kemudian menyiram bayinya yang baru lahir beberapa kali dengan air hingga si bayi berhenti menangis. Namun, belum diketahui apakah bayi tersebut meninggal setelah itu.

"Bayi menangis dan disiram hingga tangisannya berhenti. Pelaku lalu membungkus bayinya dengan daster dan membuangnya," ucap Anidar.

Selama hamil dan melahirkan, lanjut Anidar, orang tua pelaku tidak mengetahui. Pelaku hamil diduga hasil dari hubungan gelap dengan pacarnya.

"Pelaku ini sebelumnya sudah pernah juga menikah dan sudah memiliki anak, lalu ditinggal oleh suaminya. Sekarang hamil lagi oleh pacarnya," ujar dia.

Kasus ini masih terus didalami oleh polisi. Termasuk, menggali keterangan pelaku apakah bayinya dimutilasi atau terpotong akibat digigit binatang.

"Sampai sekarang pelaku belum mengaku. Kita tunggu hasil visum bagaimana hasilnya, apakah akibat dimutilasi atau karena hal lain," pungkasnya.

Hingga kini, potongan tubuh bayi yang belum ditemukan adalah tangan kanan dan badan. Tim SAR akan menyisir di lokasi bayi dibuang di pinggir ngarai untuk mencari potongan tubuh lainnya.