RIAU ONLINE - Pemerintah menyediakan layanan skrining kesehatan mental gratis bagi seluruh warga. Layanan ini berlaku mulai Februari 2025.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan program ini menjadi satu di antara program terbesar yang pernah dijalankan pemerintah. Cakupannya hingga 280 juta jiwa.
“Ini program terbesar yang pernah ada, bahkan lebih besar dari vaksinasi COVID-19 yang cakupannya sekitar 200 juta orang,” ujar Menkes Budi di Jakarta, Minggu 2 Februari 2025.
Pemerintah telah menyiapkan 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik di seluruh Indonesia sebagai tempat pemeriksaan kesehatan mental gratis, untuk langkah awal.
Layanan ini dinilai penting mengingat kesehatan mental di Indonesia yang kian meningkat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Menurut data, 1 dari 10 orang di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
1 dari 3 remaja (34,9%) mengalami masalah kesehatan mental dalam setahun terakhir. Hanya 2,6% remaja yang pernah mengakses layanan kesehatan mental.
“Masalahnya, banyak dari mereka tidak sadar kalau mengalami gangguan mental karena skriningnya selama ini belum pernah dilakukan secara luas,” jelas Budi Gunadi, dikutip dari Suara.com.
Sementara saat ini, Kementerian Kesehatan masih mendiskusikan jadwal peluncuran program ini secara resmi dengan Presiden dan kepala daerah. Koordinasi dengan berbagai pihak sangat penting, karena dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
"Saya sudah mendapat jadwal bertemu Presiden minggu depan untuk membahas kapan waktu pelaksanaannya,” tambahnya.
Program ini menjadi langkah besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan mental dan memastikan setiap warga mendapat akses layanan yang layak.

