Ditinggal Ayah Kawin Lagi, Darto jadi Pemulung untuk Menyambung Hidup

Darto.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, YOGYAKARTA-Namanya Darto. Bocah bertubuh langsing ini asyik merapikan berang bekas yang akan dia hantarkan ke juragan berang bekas untuk dijual. Darto tinggal di gubuk yang terbuat dari terpal di kawasan Stadion Mandala Krida.

Video percakapan singkat dengan Darto telah diunggah akun Twitter @rolilafaradiza pada Rabu 15 Mei 2020, kemudian dibagikan lagi ke Instagram pada Senin 1 Juni 2020 oleh akun @ndorobeii. Menurut keterangan, Darto, yang mengaku berasal dari Jepara, sudah empat tahun hidup tanpa orang tua dan kini menghuni gubuk bersama teman-temannya yang juga tunawisma.

Perekam video pun menanyakan di mana kedua orang tua Darto. Menurut jawabannya, sebenarnya ia masih punya ayah, tetapi tampaknya kini mencampakkan Darto.

 

Ditinggal Ayah Nikah Lagi, Bocah di Jogja Jadi Pemulung dan Hidup di Gubuk

Bocah pemulung di Jogja - (Twitter/@rolilafaradiza/@merapi_news)

"Orang tuanya mana, Dek?" tanya wanita di balik kamera.

"Ibu saya udah meninggal," jawab Darto, sebelum menyedot es teh dalam plastik di genggamannya.

"Bapaknya?" tanya si perekam video lagi.

"Nikah lagi," ungkap Darto, yang menggelengkan kepala ketika ditanyai apakah sudah tidak pernah bertemu dengan ayahnya.


Saat ini ia pun berjuang menafkahi dirinya dengan menjadi pemulung. Kala ditanya akan dibawa ke mana barang-barang bekas yang ia pungut, Darto menjawab "Setoran sama juragan."

Akun @rolilafaradiza sebelumnya mengunggah video ini ke Twitter pada pertengahan April lalu dan banjir respons warganet setelah dibagikan ulang akun @merapi_news pada Kamis (16/4/2020).


Sejumlah warganet mengaku kenal dengan Darto dan menambahkan informasi bahwa Darto mempunyai seorang simbah di Berbah, Sleman. Akun milik Pemkot Jogja bahkan sempat memberikan tanggapan terhadap video tersebut.

"Ya Allah nangis aku, seumuran adikku, semoga sehat selalu Dek, besok kalau ke Jogja tak cari kamu," komentar @abcccxyz.

"Itu namanya Darto, rumahnya di Berbah Yogyakarta, dusunnya namanya Dawung, itu cuma hidup sama simbahnya di desa," jelas @SafrizalNabil.

"Sudah kami sampaikan ke Dinas Sosial nggih. Segera diproses," tulis @PemkotJogja pada @qzruh_jogja, yang me-mention-nya.

Belum ada keterangan lebih terkait tindak lanjut pemerintah akan nasib malang Darto. Artikel ini sudah terbit di Suara.com