Ukir Prestasi, Pasien Positif Covid-19 Tinggal Dua Orang di Pelelawan

M-Asril2.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PELALAWAN-Kabupaten Pelalawan memiliki catatan yang lumayan baik dibading kabupaten lain dalam penanggulangan covid-19. Pasalnya, saat ini di kabupaten ini hanya ada dua orang lagi pasien positif covid-19.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GUTPP) Kabupaten Pelalawan, H Asril M menyebutkan, pasien positif di Pelalawan tinggal dua orang lagi.

Satu pasien yakni MRH (20) dari Bandar Petalangan dari Klaster Ponpes Magetan dan satu lagi AT (23) asal Pangkalan Kerinci yang merupakan klasters mahasiswa Saudi Arabia.

Keduanya menjalani pengobatan dan pengobatan di ruang isolasi rumah sakit di Pangkalan Kerinci dan Kota Pekanbaru.

"Hasil swabnya masih kita tunggu. Harus empat kali diperiksa dan negatif, baru benar-benar dinyatakan sembuh," kata Asril.

Sebelumnya, Asril menyebutkan, pada Senin 25 Mei 2020, satu lagi telah dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pasien positif Covid-19 yang telah sembuh berinisial RAH (13) asal Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam, Pelalawan.

RAH merupakan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Tamboron Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

RAH dinyatakan telah negatif corona berdasarkan hasil pemeriksaan sampel cairan hidung dan mulut di laboratorium kesehatan.

"Pengambilan dan pemeriksaan swab terhadap pasien positif dilakukan sebanyak empat kali. Telah dinyatakan negatif Covid-19," ungkap Asril.

Asril menjelaskan, RAH selama ini menjalani perawatan dan pengobatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Setelah hasil swap terakhir diterima dari laboratorium kesehatan, RAH langsung dipulangkan ke keluarganya.

RAH menjalani isolasi selama 16 hari di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Setelah dinyatakan positif corona pada 9 Mei lalu oleh tim medis GTPP.

Santri remaja ini tiba dari Magetan sekitar tanggal 18 April dan 21 hari setelah berada di Pelalawan baru diketahui positif corona.

"Kemarin siang sudah pulang ke rumah keluarganya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan ini.

Selain santri berinisial RAH (13) itu dinyatakan sembuh, Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan juga telah memeriksa kesehatan pihak keluarga dan kerabatnya.

Berdasarkan hasil tracing contac tim surveylan Diskes, ada delapan keluarga yang kontak erat dengan RAH. Semuanya telah dilakukan pemeriksaan cepat atau rapid test.

"Hasil rapid test delapan orang yang pernah kontak dengan RAH juga negatif Covid-19," ujarnya.

Asril menjelaskan, pihaknya sempat mengangkut beberapa keluarga RAH untuk diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, saat ia dinyatakan positif.

Mereka ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani pemeriksaan swab dan rapid test. Dari dua pemeriksaan itu tidak ada yang positif corona.

"Yang awalnya kita snaksikan ada satu orang keluarganya yang sangat erat kontak dengan RAH. Ternyata alhamdulillah negatif saat diperiksa," ucap Asril yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan ini.