Sempat Rebutan Kunci Sepeda Motor, Budi Ditemukan Telungkup di Parit

maling.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, SURABAYA-Nekat mencuri di siang bolong, Budi Edy Purnomo (41), tewas dipukuli warga hingga tewas hingga tengkurap di saluran air di  RT 12, RW 02 Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun beritajatim.com - jaringan Suara.com, Budi semula menyelinap ke rumah Rini (korban sekaligus saksi) usai keluar membeli kebutuhan memasak.

Sepulang dari toko belakang rumah, Rini kaget melihat pintu belakang rumah terbuka dan ada motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi L 3345 MI yang di parkir di depan rumahnya.

Rini mengira, motor yang parkr di depan rumah merupakan motor teman anaknya, dan dirinya tidak menaruh curiga. Saksi kemudian masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan menuju ke dapur untuk masak.

Menyelinap Masuk ke Rumah Rini, Budi Tewas Setelah Diteriaki Maling

Budi Edy Purnomo (41) warga Dukuh Kupang Utara 1/5 RT 05 RW 08 Kel Putat Jaya Kec Sawahan meninggal di duga di keroyok massa Kamis (2/4/2020). (Beritajatim/ist)

Saat akan memasak, melihat ada orang keluar dari dalam rumahnya. Namun orang tersebut bukan teman anaknya.

Rini kemudian bertanya “mas sampean sopo” (Mas kamu siapa)?, lalu di jawab oleh Budi “Saya sudah sama bapak Bu”.

Kemudian Rini melihat Budi menenteng tas miliknya dan terus diikuti oleh Rini hingga keluar rumah dan menyalakan mesin motornya.

“Pelaku terus dicerca pertanyaan oleh Rini, jawabnya bernama Yudi dan sudah sama bapak. Melihat tas sudah ditenteng, Rini mencabut kunci kendaraan pelaku, dan kembali direbut oleh Budi hingga Rini meneriaki maling,” kata sumber di kepolisian.

Lanjut sumber itu, Rini kemudian teriak hingga mengundang warga yang mendengar dan bergegas datang ke TKP. Warga beramai-ramai mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya.


“Budi diduga dikeroyok massa yang menangkap hingga akhirnya meninggal dunia di sekitaran TKP,” ungkapnya.

Dari tangan Budi, petugas kepolisian menyita tas warna biru merk polo star yang berisikan HP Blackberry, dompet merk mont blank berisikan uang tunai Rp 75.000 milik saksi, dan satu unit motor Honda Vario warna hitam Nopol L 3345 MI, yang diduga milik Budi.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra menjawab melalui pesan WhatsApp, Nhaa ini masih belum jelas apakah di keroyok atau tidak. “Nah ini masih belum jelas apakah di keroyok atau tidak,” tulisnya.

Sementara di TKP tubuh Budi yang memakai jaket warna kebiruan dan bercelana levis, terlihat tengkurap di saluran air yang kondisinya seperti sudah tidak bernafas lagi.

Artikrl ini sudah terbit di Suara.com

-->