Pevoli Cantik Riska Ramadila Bernafas Lega, BPJS Tanggung Biaya Pengobatannya

Riska-Ramadia.jpg
(Facebook)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Pevoli cantik asal Pekanbaru, Riska Ramadila (17), akhirnya bisa bernafas lega. BPJS kesehatan akhirnya mau menanggung biaya pengobatan  tumor ganas yang membuat dengkul kanannya bengkak/


Untuk itu, BPJS Kesehatan menanggung penuh biaya pengobatan Riska. Ia terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia (JKN-KIS) dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dtanggung pemerintah pada 2017.


"Saat ini Riska sudah mendapat penanganan yang baik dan sesuai dengan haknya di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru,” ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 1 Januari 2020.

 

Iqbal mengungkapkan pihaknya mengunjungi rumah Riska pada Jumat 31 Januari untuk memberikan informasi terkait penjaminan pelayanan kesehatan yang akan diterima oleh Riska. Keluarga dan masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir akan biaya karena semua sudah ditanggung oleh Program JKN-KIS.


Tentang langkah selanjutnya terhadap pengobatan Riska, BPJS Kesehatan menyerahkan sepenuhnya tentang hal itu pada pihak rumah sakit dan keluarganya. Saat ini ada opsi untuk dilakukan operasi atau penggunaan cara lain. Meski keputusan tetap diserahkan kepada Riska.
PTR- Atlet voli penderita tumor

“BPJS Kesehatan akan menjamin pembiayaannya, apapun opsinya. Kami harap Riska dapat segera pulih dan bisa menjalani aktivitas kembali,” kata Iqbal.


Iqbal juga berharap, kepada peserta JKN-KIS untuk tidak ragu mengakses layanan kesehatan karena BPJS Kesehatan sudah diamanatkan menjamin biayanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kami harap tidak ada lagi laporan bahwa peserta tidak mendapatkan layanan kesehatan karena tidak ada atau terkendala biaya. Apabila sudah terdaftar dan status peserta aktif, maka hanya mengikuti prosedur yang berlaku seluruh biaya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Jika ada kendala, kami siap membantu,” tegasnya.


Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Nuzelly Husnedi mengungkapkan, rumah sakit dan Tim Ahli Kanker (Tumor Board Meeting) RSUD Arifin Achmad Pekanbaru akan terus memantau perkembangan kondisi Riska. Nuzelly juga memastikan tidak ada kendala terkait pembiayaan karena pasien adalah peserta JKN-KIS.

Kami juga telah memberikan penjelasan terhadap kondisi dan tindakan-tindakan medis apa saja yang akan diberikan kepada Riska. Keluarga saat ini sudah paham dan kami menunggu keputusan yang dibuat oleh Riska dan keluarga. Kami akan berupaya maksimal untuk kesembuhan Riska,” kata Nuzelly.

Artikel ini sudah tebrit di Kumparan.com