BMW Mulus Milik Sagita Terbawa Banjir dan Nyangkut di Pohon

BMW-tersangkut-di-Serpong-Tangerang-Selatan.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, JAKARTA-Satu unit BMW putih berbodi mulus terlihat menyangkut di batang pohon. BMW milik Sagita tersebut terbawa arus banjir dari rumah sang pemilik.

Sebuah video yang mendadak viral tersebar di media sosial pada Rabu 1 Januari. Dalam video, terlihat mobil BMW hanyut terbawa arus banjir besar di Serpong.

Video itu salah satunya diunggah oleh Youtuber Ridwan Hanif di akun Instagramnya, ridwanhr. Dalam video, terlihat mobil tersebut hanyut terbawa air banjir besar.

Mobil itu sempat hanyut melewati beberapa rumah. Adegan berikutnya, mobil tersebut tersangkut di pohon.

 

Pemilik mobil tersebut, Sagita, mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 06.30 WIB. Hujan deras semalaman membuat kali meluap hingga air memasuki rumahnya.

"Banjirnya besar, masuk ke dalam rumah hingga selutut. Itu videonya sepertinya tetangga yang ambil," kata Sagita kepada kumparan.
Mobilnya berjenis BMW 320i Sport yang diparkir di depan rumah tiba-tiba hanyut. "Ketika hujan setengah tujuh, terus tiba-tiba hanyut aja," kata dia.

Beberapa mobil lain yang terendam banjir hingga menutupi kap terlihat tidak ikut hanyut. Sagita mengatakan, ini salah satu kekhasan mobil BMW miliknya.

"Air banjir tidak masuk ke dalam mobil, sehingga hanyut," kata Sagita.
Banjir telah surut, namun mobil tersebut masih tersangkut di atas pohon. Sagita mengaku akan menghubungi pihak asuransi untuk mengevakuasi kendaraannya tersebut. "Mungkin besok (dievakuasinya)," ujar dia.

Banjir di Serpong adalah imbas dari hujan deras sejak Selasa (31/12). Warga setempat mengaku terkejut karena tidak biasanya banjir sebesar itu terjadi di tempat mereka.
"Air masuk hingga semata kaki. Di luar sampai selutut," kata seorang warga, Meirizhan.

Rumah Meirizhan terletak agak tinggi, berjarak sekitar 40 meter dari bantaran kali. Biasanya banjir tidak pernah masuk ke rumahnya. Mobilnya sampai mogok karena air masuk ke mesin. Dalam banjir tersebut, petugas keamanan juga sempat mengamankan ular sanca.

Artikel ini sudah terbit di Kumparan.com