Aktual, Independen dan Terpercaya


Prabowo Akan Pertimbangkan UAS untuk Cawapres

Ustad-Abdul-Somad-Habib-Rizieq-Shihab.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAUONLINE, JAKARTA - Nama Ustaz Abdul Somad (UAS) muncul sebagai rekomendasi calon wakil presiden (cawapres) untuk Prabowo Subianto. Atas rekomendasi forum Ijtima Ulama, Prabowo memberikan apresiasi yang positif.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga mengakui akan mempertimbangkan dan membahas nama UAS. Prabowo juga menilai UAS sebagai sosok yang terbuka.

Baca juga:

Ini Tanggapan Ustaz Abdul Somad Soal Rekomendasi Jadi Cawapres

Ijtimak Ulama Capreskan Prabowo, Ustaz Abdul Somad Cawapres

"Menilai Ustaz Abdul Somad, juga masih cukup muda usianya, saya kira masih kepala empat (berusia empat puluhan), kalau tidak salah. Kemudian kita terbuka, kita akan membahas semua. Inilah namanya politik," ujar Prabowo dikutip dari Viva.co.id Senin 30 Juli 2018.

Prabowo menjelaskan, kini dinamika politik berjalan cepat. Karenanya, rekomendasi Ijtima Ulama harus dipelajari dan dimusyawarahkan dengan baik. Pada pokoknya, masih terbuka segala kemungkinan untuk dimusyawarahkan.

Selain nama UAS, rekomendasi forum Ijtima Ulama tentang dua calon wakil presiden juga memunculkan nama Salim Segaf Aljufri, Ketua Majelis Syuro PKS.

Diberitakan sebelumnya, Ustaz Abdul Somad justru mendukung Prabowo Subianto berpasangan dengan Habib Salim.

Hal itu terungkap di laman Facebook dan akun Instagram Ustadz Abdul Somad, Minggu 29 Juli 2018.

Di halaman Facebook dan Instagram itu, Ustaz Abdul Somad menulis:

"Selamat! Ternyata kerumunan sudah berubah menjadi barisan kekuatan.

Prabowo-Habib Salim pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan tentara dan kelembutan Ulama, Jawa non-Jawa, nasionalis-religius, plus barokah darah Nabi dalam diri Habib Salim.

Biarlah saya jadi suluh di tengah kelam, setetes embun di tengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalam ke Jenderal Prabowo.

Setelah Sayyidina Umar bin Khattab wafat, sebagian Sahabat ingin membaiat Abdullah -anak Sayyidina Umar- sebagai pengganti. Beliau menolak lembut, karena bidang pengabdian ada banyak pintu.

Fokus di pendidikan dan dakwah.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id