ÔĽŅ

Ayah Senator Riau, Intsiawati Ayus, Asman Yunus Wafat

H-Asman-Yunus-SH.jpg
(FACEBOOK/INTSIAWATI AYUS)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Provinsi Riau berduka. Tokoh masyarakat Riau yang juga ayah kandung Anggota DPD RI asal bumi Lancang Kuning, Intsiawati Ayus, Asman Yunus, meninggal dunia. 

 

Notaris senior itu menghembuskan napasnya pada Kamis (1/10/2015), atau bertepatan dengan tanggal 18 Dzulhijjah 1436 H, pukul 22.15 WIB. 

 

"Innalilaahi wainna ilaihi raajiuun. Telah berpulang ke rahmatullah ayahanda kami, Datuk H. Asman Yunus pada hari Kamis, 1 Oktober 2015/ 18 Dzulhijjah 1436 H pukul 22.15 WIB," tulis Intsiawati Ayus di laman Facebook-nya. 

 

Sebelumnya, Senin (27/9/2015) siang, usai menghadiri Briefing di Posko Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, RIAUONLINE.CO.ID sempat berbincang-bincang dengan Kak In, panggilan akrab Intsiawati Ayus. Ketika itu, ia mengatakan, ayahnya, Asman Yunus, sedang kritis dan sedang dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Sudirman. 

 

"Nanti ya, Kakak telepon kapan wawancaranya bisa. Bapak (Asman Yunus) sedang kritis dan sekarang lagi dibawa ke RS Awal Bros," kata Kak In dengan lembutnya saat diminta kesediannya guna wawancara mengenai Karhutla. 

 

Di lama Facebook Intsiawati Ayus, ia menuliskan, jenazah ayahanda disemayamkan di Jalan Kamboja No 128, Sukajadi, Pekanbaru.

 

"Atas nama keluarga besar kami mohon dimaafkan dan diikhlaskan bila ada kesalahan ataupun kekhilafan dilakukan Ayahanda kami. Mohon do'a untuk ayahanda kami. Semoga Allah SWT memasukkan beliau kedalam surgaNya dan memuliakan tempat beliau di hadiratNya. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin," pinta senator Riau tiga periode itu. 

 

Bagi penulis, ada kenangan tersendiri dengan Almarhum H Asman Yunus. Sekitar delapan tahun silam, saat itu, Panglima Rumpun Melayu Bersatu Laskar Hulu Balang Melayu Riau (RMB-LHMR) ini memperlihatkan bentuk tubuhnya yang atletis, tak seperti orang tua berusia 70 tahun lebih. 

 

"Lihat tubuh saya, saya sanggup push up hingga ratusan kali dan masih sering ke pusat kebugaran untuk berolahraga," kata Asman Yunus, ketika itu, sambil memperlihatkan otot-otot tubuhnya bak seorang binaragawan. 

 

Asman Yunus merupakan anak dari mantan Wedana Tanjungpinang (kini masuk Provinsi Kepulauan Riau) dan Wali Kota Pekanbaru ke-4, Muhammad Yunus ((1 Juni 1956-14 Mei 1958). 

 

Selamat jalan Datuk Panglima Riau Merdeka, semoga Allah SWT menempatkan H Asman Yunus, di sisi-Nya paling layak. Seluruh keluarga besar RIAUONLINE.CO.ID, mengucapkan turut berduka cita. 

 



Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline