Petugas TNTN Temukan Ranjau Paku di Jalur Gajah, Diduga Upaya Sabotase

Petugas-TNTN-Temukan-Ranjau-Paku-di-Jalur-Gajah-Diduga-Upaya-Sabotase.jpg
Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menemukan ranjau paku di jalur lintasan satwa. (Tangkapan Layar)

RIAU ONLINE, PELALAWAN - Petugas Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menemukan ranjau paku yang ditanam orang tak dikenal di dalam kawasan taman nasional. Temuan ini menambah daftar aksi sabotase terhadap aktivitas pengamanan kawasan konservasi tersebut.

Kepala SPTN Wilayah II, Gunawan mengungkapkan pemasangan ranjau paku bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, petugas juga pernah menemukan hal serupa setelah melakukan tindakan penertiban di lapangan.

“Sebelumnya petugas juga pernah menemukan ranjau paku. Jadi kalau kita melakukan tindakan, tidak lama setelah itu mereka memasang ranjau paku untuk sabotase atau menghambat aktivitas petugas,” ujar Gunawan.

Ranjau paku tersebut ditemukan di titik yang sangat berbahaya, yakni jalur perlintasan gajah dan jalur kendaraan petugas. Menurut Gunawan, pelaku sudah mengetahui lokasi tersebut merupakan jalur yang kerap dilalui satwa maupun tim patroli.



“Ranjau paku ditemukan di dalam kawasan TNTN, tepat di perlintasan gajah dan kendaraan petugas. Pelaku sudah tahu itu jalur yang sering dilalui,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan satwa yang menjadi korban ranjau paku. Namun beberapa kendaraan petugas mengalami kebocoran ban akibat ranjau paku tersebut.

“Sejauh ini belum ada satwa yang terkena ranjau paku, tapi beberapa kendaraan petugas sudah mengalami kebocoran ban,” tambah Gunawan.

Untuk mengantisipasi insiden serupa, petugas terus meningkatkan intensitas patroli sekaligus menyisir sejumlah titik rawan pemasangan ranjau.

TNTN mengecam keras tindakan pemasangan ranjau paku ini, karena tidak hanya membahayakan petugas dan kendaraan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan satwa dilindungi, khususnya gajah Sumatera yang sering melintas di kawasan tersebut.

“Petugas tetap melakukan patroli dan menyisir area untuk memastikan tidak ada ranjau paku lainnya,” kata Gunawan.