Teteskan Air Mata, Dua Perempuan Peluk Islam di Masjid Raya An Nur

dua-perempuan-masuk-islam2.jpg
Elfrita Arga Turnip dan Meisya Indriani Pasaribu bersyahadat di Masjid Raya An Nur, Jumat, 6 November 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dua orang perempuan memutuskan bersyahadat di Masjid Raya An Nur Riau usai Salat Jumat, Jumat, 6 November 2026. Keduanya Elfrita Arga Turnip (21) dan Meisya Indriani Pasaribu (24).

Keduanya didampingi kerabat dan teman-temannya bersyahadat dibimbing langsung oleh Pengurus Mualaf Center An Nur Riau, Ustaz Rubianto. 

Sebelum bersyahadat keduanya menegaskan memilih memeluk Islam tanpa paksaan dan merupakan keputusan sendiri.

"Saya masuk Islam karena keluarga papa muslim. Jadi keinginan hai memeluk agama Islam," ujar Alfrita kepada Rubianto. 

Sementara itu, Meisya tak kuasa menahan air mata saat mengungkap alasannya memeluk Islam. 

"Saya masuk Islam karena bermimpi melakukan wudhu melakukan doa-doa seperti orang muslim," kata dia.


"Saat saya melakukan itu, adem rasanya dan saya juga belajar Alfatihah dan ayat pendek. Rasanya nyaman begitu ustaz," ujar Meisya kepada Rubianto. 

Mendengar alasan kedua mualaf tadi, jamaah yang menyaksikan berteriak takbir.

"Apapun alasannya, tetap Istiqomah dalam Memeluk agama Islam. Hormati kedua orang tua meski berbeda keyakinan karena Islam mengajarkan hal itu," pesan Rubianto kepada keduanya. 

"Setelah bersyahadat nanti, jangan lupa mandi besar. Mulailah melaksanakan Salat dan terus belajar," tegasnya. 

Keduanya tampak lancar melafalkan dua kalimat syahadat meski terbata-bata. 

"Alhamdulillah"  ujar jamaah Jumat yang menyaksikan.  

Kedua mualaf tersebut juga mendapatkan bingkisan dari Mualaf Center An Nur Riau berupa perlengkapan salat lengkap.