RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelatih Bhayangkara Lampung FC, Oscar Willian, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya setelah berhasil menaklukkan PSPS Pekanbaru dengan skor 3-1 dalam pertandingan League Cup 2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Rabu, 4 November 2026 malam.
Meski berhasil meraih kemenangan dengan keunggulan dua gol, Oscar menilai pertandingan melawan PSPS bukanlah laga yang mudah. Ia justru memberikan apresiasi terhadap semangat juang dan mentalitas para pemain Askar Bertuah yang dinilainya tidak pernah menyerah sepanjang pertandingan.
Menurut Oscar, PSPS tetap menunjukkan perlawanan meskipun sempat tertinggal dengan selisih tiga gol. Tim tuan rumah terus berusaha menekan dan mencari peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Bahkan, atmosfer pertandingan di Stadion Kaharuddin Nasution yang dipenuhi penonton dan suporter turut memberikan kesan tersendiri bagi pelatih asal Brasil tersebut.
"Sangat menyenangkan bisa bertanding di tim divisi dua. Saya melihat seluruh tribun dipenuhi oleh para penonton dan suporter. Saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat seru," ujar Oscar Willian, Kamis, 5 November 2026.
Ia mengaku terkesan dengan sikap para pemain PSPS yang tetap berjuang meskipun berada dalam posisi tertinggal.
"Terlepas dari keunggulan 3-0 untuk kami, mereka tidak pernah kehilangan harapan. Mereka terus menekan, terus berjuang, dan menganggap kompetisi ini sangat serius, di samping mereka melakukan banyak rotasi pada susunan pemainnya," ungkapnya.
Bagi Oscar, kemenangan atas PSPS bukan sekadar tambahan hasil positif. Bhayangkara Lampung FC memang datang dengan target khusus untuk memanfaatkan League Cup sebagai momentum mengembalikan performa tim.
Ia menyebut kompetisi tersebut menjadi sangat penting bagi timnya, terutama dalam situasi yang membutuhkan hasil maksimal.
"Hari ini sangat penting bagi kami, seperti yang saya sampaikan kemarin. Kami memberikan perhatian penuh pada kompetisi ini. Pertandingan ini tidak mudah bagi kami," katanya.
Oscar juga menjelaskan bahwa timnya sengaja menerapkan skema permainan baru. Hal itu dilakukan karena terdapat perbedaan komposisi pemain yang bisa diturunkan antara kompetisi Super League dan League Cup.
Di Super League, Bhayangkara Lampung FC memiliki opsi memainkan tujuh pemain asing. Sementara dalam pertandingan kali ini, tim pelatih harus menyesuaikan komposisi dan memberikan ruang lebih besar kepada pemain lokal Indonesia.
"Kami juga menerapkan skema baru karena di Super League kami bisa memainkan tujuh pemain asing, bertanding dalam kondisi yang berbeda," jelasnya.
Meski demikian, perubahan tersebut tidak membuat performa Bhayangkara Lampung FC menurun. Oscar justru menilai para pemain lokal mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan memperlihatkan kualitas permainan yang baik.
"Pemain kami berjuang untuk memberikan kesempatan lebih bagi para pemain lokal, dan saya pikir mereka semua hari ini tampil pada level yang sangat baik," tuturnya.
Ia pun mengaku puas dengan hasil akhir sekaligus performa seluruh pemain yang diturunkan dalam pertandingan tersebut.
Selain mengejar kemenangan, pertandingan melawan PSPS juga dimanfaatkan Oscar untuk mengatur kebugaran pemain menjelang laga penting berikutnya.
Ia melakukan sejumlah rotasi, termasuk memasukkan beberapa pemain pada babak kedua. Langkah tersebut dilakukan agar pemain utama, khususnya pemain asing, mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Oscar menegaskan, League Cup tetap menjadi kompetisi yang diperhatikan secara serius oleh Bhayangkara Lampung FC. Bahkan, ia menyebut situasi yang sedang dihadapi timnya sebagai kondisi do or die atau situasi yang menuntut perjuangan maksimal.
"Tentu saja kami menatap kompetisi ini dengan sangat serius. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bangkit dan mengembalikan performa tim," ujarnya.
"Kondisi saat ini memang tidak mudah, ini adalah situasi do or die (hidup atau mati), sehingga kami memberikan perhatian dan tingkat kepentingan maksimal pada kompetisi ini," sambungnya.
Menurutnya, rotasi bukan berarti mengurangi keseriusan tim dalam menghadapi League Cup. Sebaliknya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan kekuatan tim.
Di satu sisi, pemain inti membutuhkan waktu pemulihan. Di sisi lain, pemain yang selama ini minim mendapatkan menit bermain di kompetisi reguler harus diberikan kesempatan untuk membuktikan kemampuan.
"Yang kedua, ini juga memberi kesempatan dan suntikan energi kepada pemain-pemain yang belum mendapatkan banyak menit bermain di liga. Sejak awal saya sudah tekankan kepada para pemain untuk selalu siap," tegas Oscar melalui penerjemah.
Ia menambahkan, setiap pemain harus memiliki kesiapan untuk tampil kapan pun tim membutuhkan tenaga mereka.
"Ketika tim membutuhkan, inilah waktunya menunjukkan kemampuan terbaik, baik saat latihan maupun di pertandingan," tegasnya.
Oscar juga mengapresiasi profesionalisme para pemain lokal Indonesia yang terus berusaha mendapatkan tempat dalam skuad utama.
Menurutnya, semangat para pemain lokal dalam menjalani latihan dan memanfaatkan kesempatan menjadi modal penting bagi perkembangan tim.
Setelah kemenangan atas PSPS, Bhayangkara Lampung FC kini mengalihkan perhatian untuk menghadapi pertandingan penting pada Minggu mendatang.
"Jadi, kami puas dengan performa tim dan kami puas dengan hasilnya. Sekarang waktunya untuk beristirahat karena hari Minggu nanti kami memiliki kompetisi besar," pungkasnya.

