Saat Riau Bakal Diguyur Hujan Lokal, 39 Titik Panas Masih Jadi Ancaman

Ilustrasi-titik-panas1.jpg
Ilustrasi titik panas (Dok. BMKG)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Hujan diprakirakan akan kembali mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Selasa, 4 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi sejak pagi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Bengkalis.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan hujan akan kembali mengguyur ada siang hingga sore hari.

"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Rokan Hulu," ujarnya.

Sementara pada malam hingga dini hari, potensi hujan diprakirakan hanya terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Suhu udara diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.



"Tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah, sehingga kondisi perairan relatif aman bagi aktivitas pelayaran," jelasnya.

Sementara itu, titik panas (hotspot) masih ditemukan di Riau. Hingga pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat terdapat 39 titik panas di Riau.

"Paling banyak terpantau di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hulu yang masing-masing mencatat 16 titik," kata dia.

Titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan empat titik. Kemudian, di Kabupaten Siak, Kampar, dan Indragiri Hilir dengan masing-masing satu titik panas.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, mengingat jumlah hotspot di Riau masih cukup tinggi meski prakiraan cuaca menunjukkan peluang hujan di beberapa wilayah.