RIAU ONLINE, PEKANBARU – Arief Rahman SE resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pekanbaru periode 2026–2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Pekanbaru yang berlangsung di Cafe Jenderal, Jalan Garuda Sakti, Minggu, 19 Juli 2026.
Pemilihan berlangsung secara demokratis dan kondusif dengan diikuti 12 pengurus kecamatan (Korcam) dan tiga klub catur di Kota Pekanbaru. Dari total 15 pemilik hak suara, sebanyak 13 di antaranya hadir dan secara bulat memberikan dukungan kepada Arief Rahman untuk memimpin Percasi Pekanbaru selama lima tahun ke depan.
Muskot dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruh rangkaian sidang berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan keputusan aklamasi yang menetapkan Arief Rahman sebagai ketua baru.
Usai terpilih, Arief mengaku siap mengemban amanah yang diberikan. Ia menegaskan dirinya bukan sosok baru di tubuh Percasi Pekanbaru karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk melanjutkan berbagai program pembinaan yang telah berjalan.
“Tentunya program unggulan yang selama ini sudah ada akan tetap dilanjutkan, seperti event-event kejuaraan dan turnamen dalam meningkatkan prestasi cabang olahraga catur yang sudah familiar di Kota Pekanbaru,” ujar Arief.
Selain melanjutkan program yang telah ada, Arief juga menargetkan terjalinnya kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru guna memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini.
“Ke depan kami akan melakukan kerja sama atau MoU dengan pihak KONI dan Disdik Pekanbaru dalam memperkuat kualitas sumber daya atlet catur. Kami berharap tahun ini hal tersebut segera dapat direalisasikan,” katanya.
Arief menambahkan, Percasi Pekanbaru siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan KONI dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mendorong prestasi olahraga catur di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, olahraga catur memiliki karakteristik tersendiri karena menuntut kecerdasan, kemampuan analisis, serta strategi yang matang sehingga membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan.
“Dengan pengurus catur yang ada, kami siap bersinergi dalam program pembinaan dan peningkatan prestasi,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Arief mengajak seluruh pengurus, klub, dan pecinta catur di Pekanbaru untuk bersama-sama membesarkan organisasi serta mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mari bersama-sama membesarkan catur, baik dari sisi pembinaan maupun prestasi. Ke depan kita bergotong royong membesarkan organisasi dan terus melahirkan bibit atlet catur yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia pada ajang-ajang olahraga catur,” tutupnya.

