Ukir Sejarah Baru, Indonesia Resmi Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia Bersama China

Airlangga-Hartarto8.jpg
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

RIAU ONLINE - Indonesia kini resmi tercatat sebagai negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), sebuah organisasi kerja sama (Artificial Intelligence/AI) yang diinisiasi oleh China.

Masuknya Indonesia menjadi keputusan yang merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto usai rapat terbatas pada 13 Juli 2026.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keikutsertaan Indonesia menjadi salah satu hasil kunjungannya ke Shanghai, China pada Kamis 16 Juli 2026.

"Pemerintah Indonesia diminta untuk mengikut-ikut serta di dalam Deklarasi Pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artificial Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)," kata Airlangga, dikutip dari kumparan, Sabtu, 18 Juli 2026.

Airlangga menjelaskan, Indonesia menjadi pendiri bersama 28 negara lainnya. Dari kawasan ASEAN, ada lima negara yang ikut menjadi founder, yakni Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar.



"Founder member daripada WAICO tersebut Indonesia tidak sendirian, ini ditandatangani oleh 29 negara antara lain dari negara ASEAN adalah Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, dan Indonesia jadi ada 5 negara ASEAN," ujarnya.

Airlangga menyebut, pendaftaran negara pendiri masih dibuka hingga 31 Juli 2026 sehingga jumlah anggota masih berpotensi bertambah.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk ikut membangun tata kelola AI yang inklusif dan bertanggung jawab di tingkat global.

Airlangga mengatakan WAICO bakal menjadi organisasi internasional antarpemerintah yang mengacu pada prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni inklusif, aman, terpercaya, dan berpusat pada manusia (human-centered policy).

Ia menegaskan Indonesia juga ingin memastikan perkembangan AI tidak memperlebar kesenjangan teknologi antarnegara.

Adapun, sebanyak 29 negara telah bergabung sebagai negara pendiri WAICO, yakni Algeria, Belarus, Brazil, Cambodia, Cameroon, Congo, Cuba, Ethiopia, Indonesia, Kazakhstan, Kenya, Kyrgyzstan, Laos, Lesotho, Malaysia, Mozambique, Myanmar, Nicaragua, Oman, Pakistan, Russia, Senegal, Serbia, South Africa, Tajikistan, Uzbekistan, Venezuela, Zambia, dan China.