RIAU ONLINE, PEKANBARU - Polda Riau menggelar patroli skala besar di Kota Pekanbaru imbas dari pemadaman listrik yang sempat melanda wilayah Sumatera, termasuk Riau.
Patroli dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di kawasan perumahan yang hingga kini masih mengalami gangguan listrik.
Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan, patroli menyasar kawasan permukiman, pusat keramaian, pertokoan hingga lokasi yang menjadi tempat berkumpul masyarakat.
“Kami melaksanakan patroli skala besar menindaklanjuti pasca pemadaman lampu kemarin. Ada sebagian perumahan yang sampai saat ini belum aktif listriknya,” ujar Hasyim, Sabtu, 23 Mei 2026 malam.
Menurutnya, patroli dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah aktivitas masyarakat pada malam hari.
“Lokasi sasaran patroli seperti perumahan, lokasi keramaian, pertokoan dan tempat-tempat berkumpul masyarakat untuk dihimbau bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Dalam patroli tersebut, Polda Riau mengerahkan sekitar 200 personel gabungan yang terdiri dari Brimob, Samapta, Ditreskrimum, Tim RAGA dan melibatkan jajaran Polresta Pekanbaru.
“Jumlah personel kurang lebih 200 personel. Nanti dibagi menjadi tiga tim untuk meng-cover area patroli yang sudah dibagi,” katanya.
Kombes Hasyim menyebut patroli akan berlangsung hingga dini hari, terutama pada jam-jam rawan saat aktivitas masyarakat mulai berkurang.
“Kegiatan ini sampai dini hari. Karena perhitungan kami, itu jam-jam rawan yang perlu kehadiran polisi,” ungkapnya.
Selain patroli jalanan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul di area publik agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Yang menjadi sasaran kita juga masyarakat yang masih berkumpul di areal publik, kita himbau untuk tidak membuat hal-hal yang berakibat anarkis dan mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas Hasyim.
Tak hanya itu, patroli juga difokuskan pada kawasan permukiman yang banyak ditinggalkan penghuninya akibat pemadaman listrik. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, sebagian warga memilih mengungsi sementara ke hotel.
“Banyak masyarakat yang masih menempati hotel-hotel dan meninggalkan rumah mereka. Maka itu menjadi pusat areal patroli kita di daerah pemukiman,” tutupnya.

