RIAU ONLINE, PEKANBARU - Polresta Pekanbaru bersama Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar razia gabungan ke sejumlah tempat hiburan malam (THM) menjelang bulan suci Ramadan, Sabtu, 31 Januari 2026, dini hari.
Razia tersebut dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar serta melibatkan personel Satpol PP dan instansi terkait lainnya.
Adapun empat lokasi yang menjadi sasaran razia, yakni New Paragon KTV, GEN-Z, HW Live House Pekanbaru, dan Angel’s Wing Pekanbaru. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan, termasuk tes urine terhadap sejumlah pengunjung.
“Hari ini bersama-sama dengan rekan-rekan dari Pemerintah Kota Pekanbaru dan Satpol PP, saya bersama Bapak Wakil Wali Kota melaksanakan razia gabungan, khususnya ke tempat-tempat hiburan malam yang berada di pinggir-pinggir jalan,” ujar Kombes Muharman Arta.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadan, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah terkait kebijakan perizinan dan jam operasional THM selama Ramadan.
“Hal ini kami lakukan untuk mendukung persiapan menjelang memasuki bulan Ramadan dan sekaligus sebagai bahan kajian bagi kawan-kawan di pemerintahan terkait izin, khususnya jam-jam operasional tempat hiburan malam selama Ramadan,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan urine yang dilakukan, petugas mendapati dua orang wanita yang dinyatakan positif narkotika. Keduanya langsung dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Terkait hasil ini, yang bersangkutan kami bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan. Selanjutnya, hasil pemeriksaan tersebut akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan tim asesmen,” pungkas Kombes Muharman.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas kota menjelang bulan suci Ramadan.
Ia berharap Pekanbaru benar-benar siap menyambut Ramadan dengan kondisi yang bersih dari berbagai perbuatan menyimpang maupun praktik kemaksiatan.
“Apalagi kita akan menghadapi bulan suci Ramadan. Kita berharap ini betul-betul di Kota Pekanbaru, dalam menyambut bulan suci Ramadan, bisa benar-benar clear dari perbuatan menyimpang ataupun kemaksiatan,” ujar Markarius Anwar.

