RIAU ONLINE, PEKANBARU — Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) resmi mengumumkan tahapan pemilihan Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau masa bakti 2026–2030. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua TPP, Khairul Fahmi, Rabu 14 Januari 2026 sore.
Khairul Fahmi didampingi Sekretaris TPP Yudhi Muis Syarif, serta anggota TPP M Yasir, Riko, dan Agusman Sikumbang. Ia menjelaskan tahapan pemilihan diawali dengan sosialisasi yang mulai dilaksanakan pada Rabu kemarin.
“Sosialisasi tahapan pemilihan calon Ketua Umum KONI Riau dimulai hari ini. Untuk pengambilan atau pengunduhan berkas persyaratan pendaftaran dapat dilakukan mulai 15 hingga 29 Januari,” kata Fahmi.
Pengambilan berkas pendaftaran dapat dilakukan langsung di Sekretariat TPP KONI Riau di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru. Selain itu, berkas persyaratan juga dapat diunduh melalui laman resmi KONI Riau.
Fahmi menyebutkan, pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Riau dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari 2026. Sementara penyerahan dokumen pendaftaran akan dilaksanakan pada 2 Februari 2026.
“Setelah dokumen diterima, TPP akan melakukan proses verifikasi dan evaluasi pada 3 hingga 10 Februari. Selanjutnya, pembuatan laporan tertulis dilakukan pada 11 Februari dan hasilnya akan disampaikan kepada Ketua Umum KONI Riau pada 12 Februari,” jelasnya.
Adapun pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Februari 2026.
Fahmi juga menjelaskan selama masa pendaftaran, pengambilan berkas pendaftaran diperbolehkan diwakilkan dengan syarat membawa surat mandat resmi dari bakal calon. Ketentuan tersebut diberlakukan untuk menjaga prinsip keadilan bagi seluruh peserta.
Sementara itu, penentuan nomor urut bakal calon akan dilakukan melalui sistem pengundian, bukan berdasarkan waktu kedatangan maupun urutan abjad.
“Untuk penyerahan dokumen pendaftaran, wajib dilakukan langsung oleh bakal calon dan tidak boleh diwakilkan. TPP juga akan mengatur jadwal kedatangan masing-masing calon agar tidak terjadi penumpukan,” ujarnya.
Sebagai contoh, lanjut Fahmi, calon pertama dijadwalkan hadir pukul 10.00 WIB, calon kedua pukul 13.00 WIB, dan calon ketiga pukul 16.00 WIB.
Terkait jadwal Musorprov, Fahmi menegaskan penetapan tanggal 14–15 Februari 2026 dilakukan agar tidak bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

