Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemko Pekanbaru Siagakan Anggaran BTT Rp40 Miliar

agung32.jpg
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

Ancaman banjir hingga tanah longsor dinilai cukup tinggi seiring dengan intensitas curah hujan yang terus meningkat.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diperkirakan masih akan terjadi di Kota Pekanbaru dalam beberapa bulan ke depan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung upaya penanggulangan bencana daerah. Hingga saat ini, anggaran BTT yang disiagakan mencapai lebih dari Rp40 miliar.

“Hari ini ada Rp40 miliar lebih anggaran BTT yang standby di Pemerintah Kota Pekanbaru,” ujar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Rabu 17 Desember 2025.


Agung menegaskan, anggaran tersebut disiapkan khusus untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana dan belum mengalami pemotongan. Menurutnya, kesiapan dana menjadi faktor penting dalam penanganan musibah agar respons pemerintah dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Saya ingin segala sesuatu yang berkaitan dengan bencana dan musibah, dananya harus di-standby-kan,” jelasnya.

Selain kesiapan anggaran, Pemko Pekanbaru juga memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna meningkatkan kesiapsiagaan lintas sektor.

Berbagai sarana dan prasarana pendukung juga telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan banjir, termasuk kebutuhan evakuasi dan pengungsian warga.

“Prediksi BMKG menunjukkan curah hujan cukup tinggi hingga Januari 2026. Karena itu, kami mendata sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan jika terjadi banjir maupun untuk pengungsian,” pungkas Agung.