RIAU ONLINE, PEKANBARU — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri, menyoroti kondisi parkir di kawasan Pasar Buah Sudirman yang kerap memakan bahu jalan dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, parkiran tersebut juga rawan terjadinya kecelakaan karena adanya penyempitan jalan.
Padahal, menurutnya kawasan Pasar Buah Sudirman sebenarnya sudah memiliki lahan parkir khusus bagi pengunjung. Namun, hingga kini masih banyak juru parkir yang mengarahkan kendaraan untuk parkir pinggir jalan.
“Pasar buah itu kan sudah ada lahan parkirnya. Kenapa masih banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan? Ini jelas mengganggu pengguna jalan lain,” tegas Aidil Amri, Selasa 11 November 2025.
Politisi Partai Demokrat itu menilai, kondisi semrawutnya parkir di kawasan pasar menunjukkan lemahnya pengawasan atau adanya unsur pembiaran dari pihak pengelola Pasar Buah Sudirman dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, yang memiliki kewenangan dalam pengaturan lalu lintas serta perparkiran.
“Kita minta pengelola pasar dan Dishub lebih tegas. Jangan sampai karena kelalaian mereka, masyarakat lain yang dirugikan,” ujarnya.
Aidil juga mengingatkan parkir sembarangan di bahu jalan tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Ia mendesak Dishub untuk turun langsung ke lapangan dan memberikan instruksi tegas kepada pengelola pasar agar menertibkan kendaraan yang parkir di area terlarang.
“Kalau sudah ada lahan parkir resmi, ya gunakan itu. Jangan seenaknya memakai bahu jalan umum. Bahu jalan itu bukan tempat parkir,” tegasnya lagi.
Lebih lanjut, Aidil mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga ketertiban lalu lintas dengan tidak memarkir kendaraan di tempat yang dilarang.
“Kita harap masyarakat juga ikut tertib, supaya lalu lintas lancar dan warga nyaman berbelanja. Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal kesadaran bersama,” pungkasnya.

