RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya di Desa Terantang Manuk, Kabupaten Pelalawan, Senin, 3 November 2025.
Insiden ini melibatkan mobil Toyota Rush dengan nomor polisi BM 1044 IJ dan truk Fuso Box yang hingga kini nomor polisinya belum diketahui. Menurut informasi di lapangan, mobil Toyota Rush yang dikemudikan oleh Kepala Sekolah SMA di Pangkalan Kuras melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek.
"Ini adalah mobil yang ditumpangi kepala sekolah SMA di Pangkalan Kuras," ujar seseorang perekaman di video @infosorek.
Saat berada di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga bersenggolan dengan truk Fuso hingga mengalami benturan keras di bagian samping kanan. Akibatnya, bodi mobil Rush tampak ringsek parah.
"Mobil Rush itu datang dari arah Kerinci menuju Sorek, sementara truk Fuso melintas dari arah berlawanan. Benturannya cukup keras, mobil sampai terseret beberapa meter," ujar salah seorang warga sekitar, Andi (35).
Korban yang diketahui merupakan kepala sekolah, langsung dievakuasi warga dan petugas ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam observasi dokter.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan juga telah tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujar Kasatlantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi.
"Kita masih dalami apakah kecelakaan ini disebabkan faktor manusia, kendaraan, atau kondisi jalan. Kami imbau masyarakat agar selalu berhati-hati, apalagi di jalur lintas yang ramai kendaraan besar," tambahnya.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalintim sempat mengalami kemacetan sekitar 30 menit karena proses evakuasi kendaraan. Berkat kesigapan petugas dan warga, arus kendaraan kini kembali normal.
Kecelakaan di ruas Jalintim Pelalawan bukan pertama kali terjadi. Jalur tersebut memang dikenal padat dengan lalu lintas kendaraan besar seperti truk dan bus antarkota, sehingga para pengendara diimbau untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman.

