9 SPPG Siap Penuhi Gizi Anak Sekolah, Kapolda Riau: Mereka Indonesia Kuat

Kapolda-Riau-resmikan-SPPG-ke-9.jpg
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan SPPG ke-9 di Jalan Demokrasi, Gang Bijaksana, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat, 31 Oktober 2025. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Riau, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 dari total 15 SPPG yang direncanakan akan dibangun di Provinsi Riau.

Acara yang berlangsung penuh semangat itu dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika dan jajaran, serta para tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan dan organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terlaksananya program ini.

"Hari ini kita dapat hadir bersama untuk menyaksikan peresmian satuan pelayanan pemenuhan gizi," ujar Irjen Herry membuka sambutan, Jumat, 31 Oktober 2025.

Irjen Herry menegaskan bahwa Polda Riau secara konsisten mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan manusia yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.

Polda Riau mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan visi masyarakat yang aman dan berkualitas.

"Aman dan berkualitas bukan hanya soal keamanan fisik, tapi juga soal bagaimana kita melindungi manusia, menjaga marwah, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat," tegas Irjen Herry.

Menurutnya, keseimbangan antara pelestarian alam dan pembangunan manusia adalah kunci utama untuk mencapai harmoni pembangunan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa alam dan manusia tidak bisa dipisahkan karena keduanya saling menopang satu sama lain.


Ia menyebut kekayaan alam, budaya, dan sumber daya manusia harus kita jaga bersama. Hutan tidak boleh terbakar, lingkungan harus dikelola dengan baik, dan air harus dijaga mutunya.

"Sementara manusia juga perlu dijaga marwahnya dengan memastikan gizi dan kesehatannya terpenuhi. Kalau alam rusak, manusia juga akan terdampak, begitu pula sebaliknya," jelasnya.

Irjen Herry menambahkan, sebagaimana tumbuhan membutuhkan pupuk, air, dan sinar matahari agar tumbuh subur, manusia juga memerlukan asupan gizi yang cukup dan seimbang sejak dini.

"Salah satu program Bapak Presiden adalah memberikan asupan gizi secara gratis mulai dari PAUD, TK, hingga SD. Anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Kalau mereka sehat, cerdas, dan berkarakter, maka Indonesia akan kuat," ungkapnya.

Jenderal bintang dua itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada Polresta Pekanbaru yang telah bekerja keras melaksanakan program ini bersama pemerintah daerah. 

Herry mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil, tetapi juga dari bagaimana prosesnya dijalankan.

"Proses kalau baik, hasilnya pasti bagus. Dari distribusi bahan makanan, pengolahan di SPPG, hingga bagaimana anak-anak menikmati makanan bergizi ini, semua harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai anak-anak dipaksa makan yang tidak mereka sukai atau bahkan membuat alergi," pesannya.

Irjen Herry juga mengajak seluruh pihak untuk berinovasi dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi agar menarik bagi anak-anak.

"Kalau bisa ada terobosan-terobosan kreatif. Misalnya dengan memberikan pilihan menu sehat yang disukai anak-anak. Kalau tidak suka, mereka bisa sampaikan, bukan berarti mereka manja, tapi agar kita bisa tahu mana yang sesuai," tambahnya.

Tak lupa, Kapolda menyampaikan terima kasih kepada Irwasda Polda Riau dan seluruh jajaran yang telah ikut membimbing serta mendukung pelaksanaan program ini di lapangan.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pak Irwasda yang sudah membimbing adik-adik di lapangan. Insyaallah, dengan sinergi seperti ini, SPPG ke-9 ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat," pungkasnya.