BPBD Riau Desak Daerah Terdampak Banjir Tetapkan Status Siaga Darurat

Banjir-Rendam-Puluhan-Rumah-di-Rumbai-Warga-Minta-Solusi-Pemerintah.jpg
Kondisi banjir di Rumbai, Kamis, 4 September 2025. (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejumlah daerah di Provinsi Riau mulai mengalami banjir di musim hujan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Riau, M Edy Afrizal mengatakan pihaknya sudah mengusulkan kepada Gubernur Riau agar kabupaten/kota yang mulai terdampak banjir, segera menetapkan status Siaga Darurat Banjir.

"Kami sudah bersurat ke Gubernur, agar daerah yang mengalami banjir menetapkan statusnya segera. Waspada banjir juga harus dilakukan, dengan mengaktifkan posko darurat, peralatan dan personil untuk menghadapi bencana ini kedepan," ujarnya, Jumat, 24 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, berdasarkan prediksi BMKG Stasiun Kota Pekanbaru, musim hujan akan mencapai puncaknya pada November mendatang. 

Namun, Kota Pekanbaru, Dumai, dan Kabupaten Siak sudah melaporkan adanya banjir di wilayahnya. Meskipun kondisi tersebut masih dikatakan sebagai genangan air. 


"Ada laporan, namun tidak dikatakan banjir. Seperti Dumai, ketika hujan deras pasang naik dan di Kota Pekanbaru karena drainase kurang baik jadinya air tak mengalir dengan semestinya," jelasnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar terus waspada dan update informasi cuaca melalui media sosial dan media massa serta media resmi pemerintah. 

"Terutama bagi masyarakat yang rumahnya rawan banjir. Seperti di daerah pesisir, dan terus waspada dan melakukan antisipasi, termasuk mengevakuasi barang-barang elektronik. Anak-anak juga jangan dibiarkan bermain di genangan banjir," pungkasnya.