Tak Kunjung Usai, DPRD Riau Siap Bawa Konflik KNES–Koposan ke Kementerian

Gedung-DPRD-Riau5.jpg
Gedung DPRD Riau (Liputan6.com/M Syukur)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Riau Raja Jaya Dinata mempertanyakan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dilakukan oleh KNES, pasca ratusan anggotanya keluar dan menjadi anggota Koperasi Produsen Pusaka Senama Nenek (Koposan). 

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mempertanyakan hal tersebut kepada KNES saat hearing bersama DPRD Provinsi Riau, KNES, OPD terkait, dan Pemkab Kampar kemarin, namun tidak mendapatkan penjelasan.

"Kita mempertanyakan hasil RAT KNES terakhir. Apakah sah atau tidak, apakah anggotanya kuorum. Karena kita melihat ada 1.300 anggota KNES yang terdaftar dan sekitar 860 diantaranya sudah keluar dan masuk ke Koposan. Jadi, apakah RAT-nya kuorum?" jelasnya.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi Riau juga sudah sepakat untuk membawa konflik KNES dan Koposan ke kementerian apabila kasus ini tidak dapat diselesaikan dengan segera.


"Kita akan telaah terus kasus ini. Jika tidak bisa diselesaikan di sini maka akan kita bawa ke kementerian," jelasnya.

Pihaknya berharap, ke depan pihak KNES dapat bersinergi bersama untuk membahas persoalan konflik yang dimaksud. Sehingga, konflik ini bisa diselesaikan secepatnya.

"Kita ingin masalah ini cepat selesai dan masyarakat kita yang terlibat bisa segera mendapatkan kejelasan. Apa yang menjadi haknya bisa diberikan," pungkasnya.