RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tiga unit ruko di Jalan Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, hangus dilahap api dalam kebakaran pada Rabu, 9 September 2025, sekitar pukul 10.58 WIB.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru, Ibastanta Sembiring, menjelaskan delapan unit armada langsung dikerahkan ke lokasi kejadian, setelah operator Damkar menerima laporan pada 10.58 WIB.
"Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Delapan unit armada kami terjunkan dari pos terdekat. Proses menuju lokasi sempat sedikit terhambat karena kondisi lalu lintas dan lampu merah, namun tetap bisa kami atasi," ujar Ibastanta di lokasi kejadian.
Kendati akses jalan sempat menjadi tantangan, Ibastanta memastikan bahwa jajarannya mampu merespon dengan waktu cepat, sesuai instruksi Wali Kota Pekanbaru terkait waktu tanggap darurat.
"Sesuai instruksi Bapak Wali Kota, tim pemadam harus sampai ke lokasi maksimal dalam 7 menit. Alhamdulillah, kami sampai dalam waktu 5 menit," tambahnya.
Ibastanta menjelaskan api berkobar cukup hebat dan membakar tiga ruko. Tim melakukan teknik pemutusan agar api tidak merambat ke bangunan lain.
"Api berhasil kita jinakkan dalam waktu 30 menit. Kami lakukan upaya putus untuk membatasi penyebaran api ke lantai bawah maupun bangunan di sekitarnya," tegas Ibastanta didampingi Kasi Operasi DPKP, Fahriansyah.
Sementara itu, belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebabnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersisa.
Langkah cepat tim Damkar Pekanbaru serta dukungan TNI dan Polri dalam penanganan kebakaran mendapat apresiasi dari Camat Bukit Raya, Ardi Dwisasti.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada DPKP Kota Pekanbaru serta rekan-rekan dari TNI dan Polri yang telah membantu proses pemadaman api. Ini semua berkat koordinasi yang cepat dan tanggap," ujarnya.
Ardi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau dan saat aktivitas listrik serta masak-memasak meningkat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. Musibah bisa datang kapan saja, dan kewaspadaan kita semua adalah kunci pencegahan," tegasnya.

