RIAU ONLINE, PEKANBARU - Polda Riau dan Forkopimda menggelar doa dan tahlil bersama untuk pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan.
Ratusan pengemudi ojol, mahasiswa, serta masyarakat Riau berkumpul di Masjid Raya An Nur Pekanbaru untuk melaksanakan salat ghaib dan doa bersama. Namun, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang awalnya mengundang, justru tak tampak hadir dalam acara tersebut.
Acara yang berlangsung khusyu itu dihadiri oleh jajaran Forkopimda Riau, termasuk Gubernur Riau, Abdul Wahid, serta beberapa pejabat tinggi lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau diwakili oleh sejumlah PJU, seperti Dansat Brimobda Riau, Dirlantas Polda Riau, Kabid Humas, dan beberapa pejabat lainnya.
Namun, perhatian utama tertuju pada ketidakhadiran Irjen Herry Heryawan, yang sebelumnya diketahui sebagai pengundang utama acara tersebut.
Jenderal bintang dua itu bahkan berinisiasi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara ini, sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum Affan Kurniawan, yang meninggal dunia usai diduga dilindas mobil Rantis Brimob Polri.
Meski tanpa kehadiran Irjen Herry, seruan untuk menjaga kedamaian dan kondusifitas tetap digaungkan Forkopimda Riau di tengah masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh segelintir orang yang memiliki kepentingan tertentu," ujar Gubernur Riau, Abdul Wahid, Sabtu, 30 Agustus 2025 malam.
Ajakan tersebut seiring dengan upaya Forkopimda untuk meredakan ketegangan yang mungkin timbul akibat sejumlah isu yang beredar di kalangan masyarakat.
Dalam konteks ini, pihak berwenang menekankan bahwa persatuan dan kedamaian masyarakat Riau adalah hal yang harus dijaga bersama, tanpa membedakan latar belakang atau profesi.
Doa bersama ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan komunitas ojol di Pekanbaru.
"Kami sangat berterima kasih kepada Forkopimda Riau yang telah menggelar acara ini. Ini adalah bentuk dukungan moral yang luar biasa bagi keluarga almarhum Affan. Kami juga berharap agar kedamaian dan persatuan terus terjaga di tengah masyarakat," ujar salah seorang Ojol Pekanbaru, Rizky
Tindak lanjut dari acara tersebut adalah ajakan untuk terus menjaga situasi yang aman dan damai, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bisa memecah belah.
"Mari kita semua bersama-sama menjaga ketenteraman, agar Riau tetap menjadi provinsi yang aman dan damai untuk kita semua," ujar Kabid Humas, Kombes Pol, Anom Karibianto.
Meski Kapolda Riau tidak hadir, kehadiran Forkopimda dan Polda Riau dalam acara ini memberikan sinyal penting bahwa pihak berwenang di Riau selalu hadir untuk masyarakat, terlebih dalam situasi-situasi yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Ke depan, diharapkan acara serupa dapat terus mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa solidaritas antarwarga.

