DPRD Pekanbaru Minta Perusahaan Air Mineral Tanggung Jawab atas Kecelakaan

DPRD-Pekanbaru-Minta-Perusahaan-Air-Mineral-Tanggung-Jawab-atas-Kecelakaan.jpg
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Syafri Syarif mengunjungi rumah korban kecelakaan beruntun di Cipta Karya, Minggu, 10 Agustus 2025, (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Syafri Syarif mengunjungi rumah duka almarhum Rojakin (58), korban kecelakaan beruntun di Jalan Cipta Karya Ujung, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Minggu, 10 Agustus 2025 malam. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama DPRD Pekanbaru, kami turut berduka cita dan ikut merasakan kesedihan yang mendalam. Semoga keluarga korban tabah, ikhlas, dan diberikan kekuatan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” ujar Syafri Syarif, Senin 11 Agustus 2025.

Politisi Partai Golkar ini juga menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga. “Kehadiran kami untuk ikut berbela sungkawa sekaligus takziah ke rumah korban kecelakaan, apalagi almarhum ini warga di dapil saya,” tambahnya.


Selain menyampaikan belasungkawa, Syafri Syarif yang merupakan anggota DPRD Dapil Tuah Madani – Binawidya itu menegaskan agar pihak perusahaan pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan bertanggung jawab penuh.

“Kita harap perusahaan air mineral ini tidak lepas tangan begitu saja. Ini sekaligus menjadi peringatan bagi perusahaan-perusahaan yang sering melintas di jalan dengan mobilitas tinggi. Armada harus dipastikan layak jalan, kesehatan dan jam kerja sopir pun wajib diperhatikan. Banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian perawatan kendaraan seperti rem blong atau sopir kelelahan,” tegasnya.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi pada Minggu 10 Agustus 2025 sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan HR Soebrantas, tepat di depan Toko Bangunan Suliki, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. 

Peristiwa itu melibatkan tiga kendaraan, sepeda motor Honda Vario, truk Hino pengangkut air mineral, dan Daihatsu Terios.

Kecelakaan bermula saat truk Hino yang melaju dari arah timur ke barat mengalami rem blong. Sopir yang kehilangan kendali, menabrak sepeda motor korban yang berada di depannya, lalu menghantam Daihatsu Terios.

Korban Rojakin, seorang pedagang sekaligus imam masjid yang tinggal di Jalan Cipta Karya Ujung, mengalami luka berat di kepala dan patah kaki kiri. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian dan jenazahnya dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.