RIAU ONLINE, PEKANBARU — Jumat, 1 Agustus 2025 menjadi momen penuh berkah bagi para guru mengaji di Provinsi Riau. Sebanyak 50 orang ustaz dan ustazah dari berbagai daerah menerima bantuan melalui Program Berbagi Kebahagiaan untuk Guru Mengaji, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina generasi Qurani.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Masjid Paripurna Al-Anshor, Kelurahan Industri Tenayan, Kota Pekanbaru. Sebanyak 15 orang penerima manfaat hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Masyarakat pun menyambut antusias pelaksanaan program ini.
Ketua Masjid Al-Anshor, Syafari, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap program yang menyentuh langsung kebutuhan para pendidik Alquran
“Ini bukan hanya bantuan materi, tapi juga bentuk kepedulian dan penghargaan yang luar biasa. Kami berharap ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru mengaji agar terus istiqamah dalam mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang berakhlak,” ujar Syafari.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, Hendi Mardika, menjelaskan program ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat.
“Para guru mengaji adalah penjaga cahaya ilmu. Mereka telah mengabdi di masjid, musala, dan rumah tahfidz dengan penuh keikhlasan. Sudah sepatutnya kita hadir untuk memuliakan mereka,” ungkap Hendi.
Sementara itu Lurah Industri Tenayan, M. Setya Chandra Wijaya yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan program di wilayahnya dan berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut.
“Program seperti ini penting untuk terus digalakkan. Ini bukti bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung pendidikan agama, terutama di tingkat akar rumput,” tuturnya.
Program Berbagi Kebahagiaan untuk Guru Mengaji diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk semakin peduli terhadap kesejahteraan guru-guru Alquran di seluruh pelosok negeri. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi juga pembentuk karakter bangsa sejak dini.

