Ditlantas Polda Riau Sasar Sekolah dan Jalan Padat untuk Edukasi Keselamatan

Kampanye-keselamatan-polda-riau.jpg
Ditlantas Polda Riau edukasi keselamatan lalu lintas kepada siswa. (Dok. Ditlantas Polda Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau gencar mengedukasi keselamatan lalu lintas kepada siswa SMK PGRI Pekanbaru, SMK MUTU, dan SMA IT Fadhilah Pekanbaru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preemtif dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2025.

Tak hanya di sekolah, Satgas Preemtif Ditlantas Polda Riau juga aktif menyambangi sejumlah titik lalu lintas padat seperti persimpangan Fly Over SKA dan TL Durian–Soekarno Hatta. 

Dengan pendekatan persuasif, petugas membagikan brosur keselamatan, mengimbau secara langsung kepada pengendara, serta mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Kami ingin membangun kesadaran dari bawah. Edukasi di titik-titik rawan ini sangat penting karena risiko kecelakaan di persimpangan padat cukup tinggi," ujar Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Rabu, 23 Juli 2025.

Tidak hanya menyosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga mengadakan pembagian helm SNI secara gratis serta aksi penanaman pohon bersama warga.

"Ini adalah upaya kami menggabungkan dua misi penting: menciptakan lalu lintas yang aman dan membangun kesadaran lingkungan melalui Green Policing," jelas Kombes Pol Taufiq.


Ditlantas Polda Riau juga memperluas jangkauan edukasi lewat media massa dan digital. Program-program edukatif disiarkan melalui televisi, radio, media cetak, hingga platform digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Salah satu upaya inovatif adalah keikutsertaan Ditlantas dalam program podcast “Ngopi Yuuk” bersama Bidhumas Polda Riau. 

Dalam episode terbaru, berbagai topik menarik dibahas seperti etika berkendara, pentingnya keselamatan di jalan, dan peran masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan ramah lingkungan.

"Kami ingin menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang lebih kekinian dan dekat dengan generasi muda. Podcast ini salah satu bentuk pendekatan dialogis yang efektif," jelas Taufiq.

Dirlantas Polda Riau memastikan bahwa program edukatif ini tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Satlantas di kabupaten dan kota di Riau juga melaksanakan kegiatan serupa secara serentak dan berkelanjutan.

"Edukasi ini kami laksanakan menyeluruh, dari perkotaan hingga ke daerah. Tujuannya adalah membangun budaya tertib yang merata dan berkesinambungan," tambahnya.

Dirlantas mengajak seluruh masyarakat Riau untuk tidak sekadar mematuhi aturan karena takut ditilang, melainkan karena menyadari bahwa keselamatan adalah kebutuhan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Riau, mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Tertib di jalan bukan hanya soal aturan, tapi soal kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan".

"Gunakan helm SNI, patuhi rambu, jangan melanggar. Satu pelanggaran bisa membahayakan banyak nyawa. Bersama kita ciptakan lalu lintas yang aman, tertib, berkeselamatan, dan ramah lingkungan," pungkasnya.