RIAU ONLINE - Kepala Cabang (Kacab) BRI di Jakarta, Muhammad Ilham Pradipta diketahui tewas usai diculik oleh sekelompok orang pada Kamis, 21 Agustus 2025 di Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menuturkan, hingga Selasa, 26 Agustus 2025, polisi telah menangkap 15 orang tersangka atas tindak kejahatan tersebut.
Kombes Ade juga membenarkan bahwa salah satu tersangka adalah DH alias Dwi Hartono yang merupakan pengusaha bimbel.
"Iya benar (pengusaha bimbel)," kata Kombes Ade, dikutip dari KUMPARAN, Selasa, 26 Agustus 2025.
"Salah satu aktor penculikan ya," imbuhnya.
Dwi Hartono diketahui merupakan seorang pengusaha yang memiliki beberapa bisnis. Berdasarkan informasi dari akun media social miliknya, @klanhartono, Dwi menyebut dirinya sebagai pengusaha yang bergerak di sejumlah bidang.
Di antaranya properti, perkebunan, trading, pendidikan, e-commerce, fashion, hingga skincare.
Dwi Hartono juga pernah menulis sebagai pembicara dalam seminar yang digelar oleh BNN. Di akun medsosnya juga ia beberapa kali mengunggah saat ia berfoto bersama para pejabat.
Ia juga memiliki akun YouTube bernama Klan Hartono. Ia mengunggah sejumlah video motivasi, tips berbisnis, hingga kesehariannya. Akun YouTubenya sendiri memiliki 169 ribu subscriber dan 128 video.
Dwi Hartono memiliki dua perusahaan yakni PT Hartono Mandiri Makmur dan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia, yang merupakan sebuah bimbel online bernama Guruku.
Dwi Hartono sendiri bertempat tinggal di sebuah rumah mewah di Jalan San Fransisco, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Rumahnya juga sekaligus menjadi lokasi bimbel tersebut.
Sementara perusahaan lain yang juga milik Dwi Hartono bernama PT Hartono Mandiri Makmur (warunggaib.com), bergerak di bidang software developments and applications.
DH diketahui ditangkap bersama aktor intelektual lainnya yakni YJ, dan AA pada Sabtu, 23 Agustus 2025 lalu.

