Mengenal Alga Merah dan Manfaatnya Bagi Manusia

alga-merah.jpg
(farmasetika.com)

RIAUONLINE - Indonesia merupakan negara kaya akan sumber keanekaragaman hayati laut dan memiliki kekayaan spesies laut tinggi terutama rumput laut. Sekitar 45% spesies rumput laut dunia ada di Indonesia.

Rumput laut merupakan sumber menjanjikan untuk berbagai macam pengembangan produk yang bisa dikembangkan menjadi makanan, kosmetika, farmasetika, bioetanol, pakan ternak, pakan ikan, aquakultur, dan penanganan limbah air.

Karena kandungan dalam rumput laut merupakan sumber metabolit sekunder sangat potensial dikembangkan menjadi berbagai bahan baku farmasi. Senyawa-senyawa kimia terkandung dalam rumput laut di antaranya polisakarida, lipid, protein, alkaloid, dan senyawa fenolik yang bermanfaat bagi manusia.

Nah, Salah satu spesies rumput laut yang harus kalian ketahui akan manfaatnya adalah Rhodophyta atau disebut juga Alga Merah.

Rhodophyta (alga merah) merupakan rumput laut yang dibedakan berdasarkan warna pigmennya.
Warna merah pada alga ini disebabkan oleh pigmen fikoeritrin dalam jumlah banyak dibandingkan pigmen klorofil, karoten, dan xantofil. Alga merah dengan tingkat keanekaragaman tinggi memiliki berbagai manfaat untuk bahan baku baik bahan baku makanan maupun untuk bahan baku industri.

Contohnya sebagai bahan baku makanan seperti pembuatan agar-agar dari jenis Gelidium robustum, Gracililaria sp., Euchema spinosum dan Chondrus sp. Digunakan sebagai bahan baku makanan karena didalam alga merah ini mengandung bahan-bahan organik yaitu seperti kaya akan vitamin A, C, B6, B12, zat besi, fluor serta sebagai sumber protein.

Selain itu bermanfaat juga dalam industri kosmetik sebagai bahan baku produk kecantikan. Kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada alga merah sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah tejadinya penuaan dini.

Salah satu contoh dari jenis Gracilaria sp. memiliki metabolit bioaktif yang berfungsi sebagai anti bakteri seperti steroid, terpenoid, dan derivate asam eicosanoid. G. verrucosa juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan.

Senyawa fenol yang ada pada jenis alga ini terbukti memiliki khasiat sebagai anti bakteri, anti inflamasi, antivirus, dan anti karsinogenik. Jenis Rhodomella confervoides juga mengandung senyawa bromo fenol yang memiliki aktivitas sebagai sitotoksik dan anti bakteri.

Alga merah dapat digunakan juga dalam bidang industri contohnya yaitu dalam pembuatan kosmetik untuk produk kecantikan. Hal ini karena kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada alga merah sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit serta dapat mencegah terjadinya penuaan dini.

Ada banyak sekali manfaat atau khasiat terdapat pada alga merah yang tidak kita ketahui selama ini terutama alga merah ini menjadi sumber penting yang dapat dikembangkan menjadi sumber bahan obat yang berasal dari alam.

 

Artikel ini kiriman dari pembaca RIAUONLINE melalui email redaksi atas nama Feny Herawati