Egy Maulana Vikri Baru Bergabung Menjelang Laga Piala AFC U19

Egy-Maulana-Vikri.jpg
(SUARA.COM)

RIAUONLINE - Pemain Timnas U19 Egy Maulana Vikri belum dapat bergabung bersama rekan-rekannya dalam pemusatan latihan persiapan Piala AFC U19 Oktober nanti. Egy dikabarkan sulit mendapat ijin dari klub Polandia yang kini dibelanya, Lechia Gdansk, untuk bisa pulang ke tanah air dan bergabung bersama Timnas U-19 di Yogyakarta.

Egy baru bisa bergabung di saat-saat akhir pemusatan latihan, sebelum Timnas U-19 mengawali laga Piala AFC U-19 melawan Taiwan pada tanggal 18 Oktober 2018 nanti. Terkait hal ini, Pihak pelatih tak mau persoalan belum bergabungnya pemain Egy Maulana Vikri ke pemusatan latihan menjelang Piala AFC U-19 menjadi hal yang kontraproduktif bagi tim.


“Kalau pun dia (Egy) hanya bisa bergabung belakangan, pemain sekualitas dia kami kira tak akan kesulitan beradaptasi dengan tim,” ujar Asisten Pelatih Timnas U-19 Miftahuddin Mukson di sela latihan Timnas U-19 di Stadion Universitas Negeri Yogya Jumat 31 Agustus 2018, dikutip dari Tempo.co.

Timnas U-19 Indonesia tergabung di Grup A Piala AFC U-19 2018 bersama Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan. Timnas U-19 Indonesia akan berlaga di awal pembukaan Piala Asia U-19 itu dengan melawan Taiwan, pada Kamis 18 Oktober 2018.

Egy sendiri belum tampak bergabung bersama Timnas U-19 yang kembali menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta sejak 11 Agustus 2018 lalu. Justru kemudian muncul informasi, jika tak kunjung bergabungnya Egy karena klubnya keberatan memberi izin. Jajaran pelatih, manajemen hingga federasi pun masih terus mencoba melobi klub Egy agar penyerang itu bisa pulang dan ikut pemusatan latihan.

“Coach Indra pun pernah sampaikan, semua pemain terbaik Indonesia itu saat ada pemanggilan tugas negara harus mau, tapi kan semua juga perlu komunikasi, tidak sulit lah (membujuk klub Egy) kalau semua bisa kooperatif,” ujarnya.

Miftahuddin menuturkan, peluang untuk melibatkan Egy dalam timnas U-19 saat menghadapi Piala AFC selalu masih ada.

“Semua juga sudah tahu, bagaimana kualitas Egy, tapi nanti bisa diikutkan atau tidak itu semua tergantung pelatih kepala,” ujarnya.

Kondisi serupa sebenarnya sudah pernah dialami Timnas U-19 pada Piala AFF U-19 lalu. Saat itu, Egy Maulana Vikri baru diizinkan bergabung setelah Timnas U-19 memastikan melaju ke babak semi final. Alhasil, Egy yang baru bergabung dan langsung dimainkan pada laga semifinal tampil kurang maksimal karena kelelahan.