Aktual, Independen dan Terpercaya


Cerita Menunggu Durian Runtuh Dari Bengkalis

musim-durian.jpg
(Andrias)

Lapaoran: ANDRIAS

RIAUONLINE, BENGKALIS - Dua pekan kedepan, Kabupaten Bengkalis bakal dibanjiri musim buah durian. Pemilik pohon durian kini berjaga hingga malam hari untuk menunggu jatuhnya buah durian dari pohonya.

Pagi ini, sepanjang jalan menuju ke Desa Meskom terdapat banyak kebun durian terlihat sudah bersih tidak seperti sebelumnya ditumbuhi semak belukar dan tidak terurus.

Pandangan mata melintas sepanjang kiri kanan jalanpun terpukau dengan batang pohon durian kini telah berbuah sangat lebat. Dan kebun tersebut banyak dibangun pondok pondok kecil.

RIAUONLINE.CO.ID, Sabtu 29 Juni 2019 berkesempatan menunggu buah durian jatuh dan duduk di pondok pemilik kebun durian, Desa Meskom Kecamatan Bengkalis, Bahtiar (31).

Bahtiar (31) pemilik 29 batang kebun durian ini mengaku sejak dari dua pekan silam dirinya bersama keluarga telah membersihkan kebun milik orang tuanya tersebut serta dibuatkan pondok untuk berteduh dan untuk menjaga buah jatuh.

"Sekarang memang belum banyak buah yang runtuh, diperkirakan dua pekan kedepan barulah banyak durian di kampung ni," kata Bahtiar memulai pembicaraan.

Bahtiar saat ditemui bersama anak dan dua saudaranya itu sedang beristirahat di dalam pondok sambil menunggu buah durian jatuh. Namun, hampir tiga jam berbincang panjang lebar tidak satupun ada tanda tanda buah durian akan jatuh dari pohonya.

"Kadang, paling malam hari jatuhnya. Apalagi kalau malam hari kan anginnya kencang, makanya kita menjaga pokok durian hingga begadang sampai pagi dipondok ini," terangnya

Sedangkan hasil buah durian itu nantinya, lanjut Bahtiar lagi. Setelah dikumpulkan buah buah tersebut akan dijual kepada pedagang dan terkadang pedagangnya yang datang langsung datang mengambil ke kebun.

"Untuk satu buah kita menolak ke pedagang kisaran 25 - 35 ribu per buahnya, tapi tentunya melihat ukuran besar buah duriannya juga," tambahnya lagi.