Hingga Oktober 2017, Jumlah Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau Tembus 1,98 Juta Pekerja

BPJS-Ketenagakerjaan.jpg
(internet)
ombudsman

Laporan: DARA FITRIA

RIAU ONLINE, BATAM - Sebanyak 19 media cetak dan online di wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam Press Gathering BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbar-Riau di KTM Resort Kota BATAM, Selasa, 21 November 2017.

Acara yang mengusung tema "Membangun Sinergi Bersama Media Massa Untuk Meningkatkan Brand Awareness BPJS Ketenagakerjaan” ini diisi dengan sosialiasi program, serta penyerahan santunan.

"Tanpa media kita juga akan sulit menyampaikan program kita, untuk itu dibutuhkan adanya sinergi keduanya agar masyarakat semakin paham pentingnya kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di tengah-tengah masyarakat," kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau Budiono.

Ia juga menjelaskan pentingnya bagi masyarakat, khususnya pekerja untuk bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sejak Transformasi dari Jamsostek tahun 2014 lalu, BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program unggulan yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

BPJS Ketenagakerjaan tak sekedar mengakomodir peserta dari kalangan pekerja formal atau pekerja penerima upah (PU). Akan tetapi juga pekerja Informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).

Dirincikannya, hingga Oktober 2017, BPJS ketenagakerjaan telah melayani 1,984,534 tenaga kerja aktif. Terdiri dari 787.638 tenaga kerja aktif untuk sektor pekerja penerima upah (formal) dan sekitar 92.551 untuk sektor pekerja bukan penerima upah (informal). Sedangkan tenaga kerja aktif proyek jasa konstruksi mencapai 1.104.345 tenaga kerja.

"Untuk meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau bersinergi dengan Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepri bekerjasama dalam hal penegakan hukum, petugas pemeriksa BPJS Ketenagakerjaan bersama melakukan pemeriksaan dengan pegawai pengawas ketenagakerjaan terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak patuh. Hal ini dilakukan semata- mata agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat pekerja," paparnya.

Pada Tahun 2017 ini, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau telah bekerjasama dengan 459 fasilitas kesehatan Trauma Center dengan rincian 89 Rumah Sakit, 363 klinik/ puskesmas dan 7 Balai Latihan Kerja. Trauma center ini berfungsi sebagai fasilitas kesehatan untuk melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja.

Perawatan di trauma center dilakukan hingga peserta dapat kembali bekerja. Namun, jika tenaga kerja yang mengalami resiko kecacatan, BPJS ketenagakerjaan bekerjasama dengan Balai Latihan kerja melalui program Return To Work ( RTW ) dengan memberikan pelatihan kepada peserta yang mengalami kecacatan.

Saat ini, telah 3.876 perusahaan yang telah berkomitmen mendukung program Return To Work.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id