RIAU ONLINE, SIAK – Suasana berbeda terlihat di Komplek Rumah Dinas Bupati Siak pada Senin, 18 Agustus 2025. Pemerintah Kabupaten Siak secara resmi meluncurkan program Rumah Rakyat, menjadikan rumah dinas Bupati dan wakil Bupati terbuka bagi masyarakat umum.
Launching ini disambut antusias. Banyak warga hingga pedagang UMKM mengaku baru pertama kali bisa masuk dan merasakan langsung suasana rumah dinas yang selama ini dikenal eksklusif.
“Baru kali ini saya bisa masuk ke rumah dinas Bupati, biasanya cuma lihat dari luar pagar. Senang sekali karena bisa bersilaturahmi langsung dengan Bupati dan wakil Bupati Siak,” ujar Rahma, salah seorang warga.
Hal serupa diungkapkan Budiman, pedagang UMKM yang untuk pertama kalinya berjualan di komplek rumah dinas.
“Baru pertama jualan di rumah dinas, karena ini perdana dibuka untuk umum. Pengunjung ramai sekali, tiga jam dagangan saya langsung habis,” ungkapnya.
Dalam kegiatan perdana tersebut, puluhan pelaku UMKM memadati area dengan menjajakan produk lokal di sepanjang lorong komplek rumah rakyat. Ratusan warga pun silih berganti datang berbelanja.
Suasana semakin meriah, warga antusias memainkan permainan tradisional serta menyaksikan hiburan live musik dari musisi lokal Siak. Bahkan Bupati tampak ikut bernyanyi bersama warga.
Selain belanja dan hiburan, masyarakat juga memanfaatkan layanan publik yang tersedia, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, pelayanan kesehatan, hingga donor darah.
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan, Rumah Rakyat akan digelar rutin sebulan sekali sebagai ruang silaturahmi, interaksi, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Rumah ini bukan hanya untuk Bupati dan wakil Bupati, tapi juga untuk rakyat," Kata Bupati Afni Z.
"Kami ingin menghadirkan rumah dinas ini sebagai ruang kebersamaan, tempat bertemu, berinteraksi, sekaligus mendorong geliat ekonomi UMKM,” Imbuhnya.
Sejak pagi hingga malam, acara berlangsung meriah, dimulai dengan senam bersama, audiensi Bupati dan wakil Bupati dengan kelompok masyarakat, tersedia pasar murah, perpustakaan keliling, pameran naskah kuno, demo pemadaman kebakaran, hingga demo memasak bagi ibu-ibu.
Menjelang malam, kegiatan ditutup dengan pemutaran film layar lebar di Gedung Balairung Empat Suku. Warga tampak antusias duduk bersama bupati dan wakil bupati menyaksikan film karya warga Kabupaten Siak.

