Jadi Lokasi Pesta Waria, New Paragon Pekanbaru Buka Suara

Pesta-waria.jpg
Tangkapan layar di media sosial, video diduga pesta waria. (Tangkapan layar/Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Manajemen New Paragon KTV Pool and Cafe mengaku kecolongan dan tak pernah memberi izin penyelenggaraan diduga pesta waria pada Minggu, 25 Januari  2026 lalu.

Asisten Manajer New Paragon, Sofwan menegaskan, pihaknya tidak mengetahui bahwa ruangan yang dipesan oleh tamu untuk ulang tahun pada malam itu, diduga menjadi ajang kontes waria. 

"Jadi memang hari Minggu itu mereka pesan sama kita untuk menyelenggarakan ulang tahun. Tapi kita tidak tahu kapan kejadian di dalam (room) sana. Kalau untuk yang lainnya dari manajemen kita tidak tahu," ujar Sofwan, Jumat, 30 Januari 2026.

Dijelaskan Sofwan, Manajemen Paragon telah melakukan pengamanan dan pengawasan yang ketat terhadap seluruh pengunjung.

"Apalagi kejadian waria-waria ini kita paling anti, kalau kita tahu akan kita hentikan. Untuk ke depannya kita akan extra lagi, dan ini pembelajaran yang sangat berharga buat kami,” tegasnya.


Menurut Sofwan, manajemen telah menerapkan pengawasan terhadap setiap ruangan karaoke. Saat ruangan akan digunakan dan tamu masuk, akan didampingi oleh karyawan. 

"Kalau untuk di room ada, dua jam sekali karyawan kita masuk melihat situasi, setelah itu kita tidak masuk lagi," pungkasnya. 

Sebelumnya, beredar video dan tengah viral di media sosial yang diduga kontes waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru. Dalam video singkat yang diunggah tersebut memperlihatkan sejumlah diduga waria menggunakan kostum merah-merah sedang berkumpul di salah satu ruangan di THM tersebut. 

Dalam keterangan video yang diunggah akun tiktok @welia398 menuliskan caption 'Pesta waria di Pekanbaru, tolong jangan di normalisasikan, perbuatan seperti ini, ini tanah melayu,  jangan buat malu melayu'. 

Dalam unggahan lain, salah satu dari mereka menyerahkan piala kepada salah satu peserta. Hal ini memunculkan dugaan dan spekulasi bahwa adanya penyelenggaraan kontes di salah satu room di THM tersebut. 

Terkait video viral ini, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan akan melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut. "Mohon waktu, kami cek terkait hal tersebut," tulisnya melalui pesan singkat.