Sektor Pariwisata Mulai Bergeliat Pasca PSBB

pariwisata-pandemi.jpg
(wayan)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Pandemi Covid-19 sejak awal muncul di Indonesia pada Maret 2020 memberikan dampak negatif bagi pelaku usaha jasa Pariwisata. Taman rekreasi dan pusat wisata sepi dari pengunjung.

Sektor pariwisata ini juga mempengaruhi turunya pendapatan daerah.

Dampaknya pegawai di rumahkan karena pemasukan berkurang. Warga pun mengurangi aktivitas rekreasinya.

Lalu, bagaimana sektor jasa pariwisata di Riau terkhususnya di Kota Pekanbaru dapat bergairah kembali, serta dapat melewati masa-masa sulit saat pandemi?

Nah, pada Riau Online Podcast edisi Kamis, 17 Desember 2020 mengangkat tema Wisata Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19, bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Taman Rekreasi Indonesia (Putri) Provinsi Riau Riyono Gede Trisoko, yang dipandu Host Hidayatul Fitri, bagaimana ceritanya?

Riyono menuturkan, DPD Putri adalah singkatan dari Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia, pusatnya di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

"Kita berdiri sudah lama, dari tahun 1993 sudah berdiri, kemudian berganti, masa jabatan saya terakhir sampai tahun 2021," kata Riyono Gede Trisoko, Kamis, 17 Desember 2020, di acara ROL Cast.

Pandemi virus Covid-19 juga membuat sektor pariwisata terhenti hampir tiga bulan, sejak awal-awal virus mulai menginfeksi masyarakat Indonesia.

"Hampir tiga bulan, tapi beberapa daerah bulan Juli masih ada yang mandek. Kita dari DPD Putri Riau memberikan apresiasi, memberikan penghargaan juga kepada Bapak Wali Kota Pekanbaru karena Beliau begitu ada Covid langsung segera melakukan PSBB," tuturnya.

Ia menyampaikan, manfaatnya dilakukannya PSBB, yaitu cepat memutus mata rantai virus Covid-19 di Pekanbaru.

"Seperti saat ini Bapak Wali Kota dalam statmentnya sudah mengatakan bahwa Riau sudah mengalami puncak fase kedua, sekarang sudah mulai menurun," ungkapnya.

Riyono berharap, statment dari Wali Kota ini merupakan analisa yang bagus sehingga diakhir tahun ini bisa mendapatkan bonusnya.

"Jadi, Putri sempat memberikan penghargaan itu sama Bapak Wali Kota diakhir masa PSBB, penghargaannya ucapan terimakasih atas prakarsa penanganan Covid-19," katanya.

Dengan penangangan Covid-19 yang dilakukan atas prakarsa Wali Kota, sektor pariwisata bisa kembali di buka, seperti hotel.

"Karena dengan prakarsa Beliau lah, pada tanggal 29 Mei itu banyak usaha pariwisata yang sudah bisa dibuka, hotel bisa buka, selama mengikuti protokol kesehatan," pungkasnya.