Kasus Meningkat, RSUD Teluk Kuantan Minta Alat PCR Bantuan BNPB

Mobil-PCR-BNPB.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan segera menyurati Pemerintah Provinsi Riau meminta bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Direktur RSUD Teluk Kuantan, dr M Irvan Husin mengatakan, ada 6 alat PCR bantuan dari Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diberikan untuk Provinsi Riau.

"Kalau pak gubernur kan merencanakan untuk Dumai dan Siak. Tapi kita akan minta satu alat PCR itu untuk ditempatkan di Kuansing," kata Irvan, Kamis, 1 Oktober 2020.

Menurutnya, permintaan tersebut seiring meningkatnya jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kuansing. "Kasus kita kan meningkat, dalam waktu dekat ini kita akan surati Provinsi agar alat PCR bisa satu untuk Kuansing," katanya.

Ditambah kata Irvan, Kuansing sudah memiliki tenaga ahli yakni dokter spesialis patologi klinik yang bisa mengoperasikan alat ini. "Ahlinya kita sudah punya dan hanya ada dua di Riau. Tinggal alat kita belum punya," katanya.

Dengan adanya alat PCR di Kuansing nantinya, tentunya tidak perlu repot lagi mengirim sampel hasil swab ke Pekanbaru. "Kalau sudah ada alat PCR hasilnya bisa cepat diketahui," katanya.

Berdasarkan data Covid-19 Provinsi Riau pada Rabu, 30 September 2020 jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 Kuansing mencapai 137 kasus dengan rincian 39 isolasi, 9 rawat, 86 sembuh dan 3 meninggal dunia.