RAPP dan APR Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

sosialisasi-penormalan-baru.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PANGKALAN KERINCI - Berbagai tindakan pencegahan dilakukan berbagai pihak untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Salah satunya dengan adaptasi kebiasaan baru yang mulai disosialisasikan di tengah masyarakat.

Tak terkecuali PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Asia Pacific Rayon (APR). Kedua perusahaan ini memprorioritaskan keselamatan dan kesehatan para karyawan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah.

"Sejak bulan Januari 2020 lalu, perusahaan telah mengambil berbagai langkah pencegahan seperti berkoordinasi dengan tim gugus tugas pemerintah, membentuk tim gugus tugas perusahaan, membuat protokol kesehatan, membangun pos pemeriksaan suhu tubuh, hingga sosialisasi kepada seluruh karyawan, keluarga, dan mitra kerja," kata perwakilan perusahaan, Elwan Jumandri, di sela-sela kegiatan sosialisasi pencegahan COVID-19 dan adaptasi kebiasaan baru di Riau Kompleks, Jumat (17/7), Pangkalan Kerinci.

Elwan menambahkan perusahaan juga menekankan pentingnya menerapkan tiga tindakan dasar utama seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak atau physical distancing.

"Setiap kantor, fasilitas umum, dan area kerja kita pasang himbauan agar setiap karyawan selalu disiplin dan menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan," tambahnya.

Secara berkala, perusahaan juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas pabrik. Selain itu, perusahaan membatasi perjalanan dinas maupun pribadi karyawan serta mewajibkan pemeriksaan swab dalam metode PCR (Polymerase Chain Reaction) sebelum memasuki area perusahaan.

"Saat ini, bagi karyawan yang mengambil cuti, mereka harus swab tes dulu sebelum memasuki Pangkalan Kerinci. Perusahaan juga menyediakan mess karantina karyawan baik di Pangkalan Kerinci dan di Pekanbaru," tuturnya

Putri, salah satu warga Riau Kompleks Town Site 2 mengaku sosialisasi tersebut penting dilakukan kepada warga. Agar semua pihak bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kami mendukung prosedur yang telah dijalankan perusahaan guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19," pungkasnya. (rls)