Covid-19 Bikin Hemat karena Intensitas Rapat Pilkada Berkurang

rusdan-rusidi.jpg
(Hasbullah)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan angkat bicara terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada akhir tahun 2020 meski kondisi dunia tengah menghadapi pandemi Covid-19.
 
Dikatakan Rusidi, bagi Pengawas Pemilu dalam menghadapi new normal juga perlu new mindset dalam melakukan pengawasan Pemilu. Hal ini juga sudah ia sampaikan dalam rapat bersama Ketua Bawaslu RI, Abhan.
 
"Kita bersyukur bahwa sampai saat ini, belum ada pengawas dari Riau yang terpapar virus Corona. Dalam hal pengawasan tentunya kita memerlukan new mindset dalam masa new normal saat ini." kata Rusidi.
 
Maksudnya, jelas Rusidi, wabah covid 19 secara langsung mengharuskan seluruh pengawas untuk mencari cara baru dalam kerja-kerja pengawasan.
 
Ia mencontohkan, dalam penyampaian aturan maupun regulasi baru Bawaslu tidak perlu lagi melakukan rapat koordinasi, rapat kerja, ataupun bimbingan teknis dengan tatap muka secara langsung.
 
Tapi dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang mampu mengumpulkan banyak orang.
 
"Covid mengajarkan kita, pengalihan kegiatan seperti Rakor, Raker, maupun Bimtek yang selama ini kita lakukan secara langsung dapat dialihkan dengan aplikasi. Hal ini tentu dapat menghemat keuangan negara," katanya.
 
Rusidi menambahkan, ada juga hal-hal yang bersifat darurat yang mengharuskan pengawas untuk bertemu atau bertatap muka langsung, seperti saat mengani dugaan pelanggaran, mediasi, maupun sidang-sidang pelanggaran pemilu.
 
"Namun dalam hal-hal penanganan pelanggaran  maupun sengketa pemilu,  seperti verifikasi, mediasi, maupun ajudikasi pelanggaran pemilu. Tentu tidak dapat kita lakukan dengan menggunakan aplikasi, kita perlu bertatap muka secara langsung," tambahnya.
 
Terakhir, Rusidi mengajak kepada seluruh pengawas pemilu se-Provinsi Riau agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokoler kesehatan saat bertugas atau diluar rumah.
 
"Tetap jaga kesehatan, pergunakan masker dan sarung tangan saat keluar rumah ataupun bertugas," tutupnya.