Husaimi Minta New Normal Jangan Sama Amburadulnya dengan PSBB

Husaimi-Hamidi-bicara-soal-DBH.jpg
(istimewa)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau dapil Rokan Hilir, Husaimi Hamidi mengingatkan Gubernur Riau Syamsuar agar mematangkan segala persiapan terkait dengan kebijakan New Normal yang akan diterapkan di tiga kabupaten se Riau.
 
Tiga kabupaten itu adalah Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Kuansing. Ketiganya akan menjadi pilot dalam penerapan New Normal tingkat Provinsi nantinya.
 
"Kita harus persiapkan dulu sarana dan prasarananya, kita ini kan sering latah, contohnya kemarin itu PSBB orang, PSBB kita. Tapi kita tidak ada persiapan," kata Politisi PPP ini, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Husaimi tak ingin kebijakan New Normal ini nantinya sama dengan amburadulnya kebijakan PSBB yang saat ini sudah diterapkan di 6 kabupaten kota se-Riau, akibat dari pemerintah tak memiliki persiapan matang
 
Ia mencontohkan PSBB yang diterapkan di Duri, Bengkalis. Meskipun sedang PSBB tapi petugas tak mampu membendung jumlah masyarakat yang ramai berkeliaran di malam takbiran.
 
"Lihat saja PSBB, larang ini larang itu, tapi orang susah jadinya. Jangan ini diterapkan asal-asalan, kita yang kalang kabut nanti. Tentukan bentuknya dulu baru diterapkan, jangan diterapkan dulu baru cari bentuk. Terbalik kalau begini," ujarnya.
 
Kemudian, Husaimi juga meminta pemerintah mengkaji peraturan beribadah di rumah ibadah yang selama masa PSBB ditutup, sementara pusat perbelanjaan tetap dibuka.
 
"Saya sebagai kader PPP kecewa juga soal ini, buka saja rumah ibadah tapi tetap dengan protokoler kesehatan Covid-19 seperti pusat perbelanjaan. Kita shalat ini kan dalam kondisi cuci tangan saat berwudhu," tutupnya.