Bertambah Lima Orang, 17 Santri Riau Asal Ponpes Magetan Positif Covid-19

jubir.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau dari klaster Santri Ponpes Magetan Jawa Timur terus bertambah. Kamis 14 Mei 2020, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau kembali mengumumkan penambahan enam kasus baru pasien Positif Covid-19 di Riau.

Belakangan terungkap, lima dari enam kasus baru itu merupakan klaster Santri Magetan Jawa Timur. Dengan adanya penambahan lima kasus baru ini maka total warga Riau yang positif Covid-19 dari klaster Ponpes Magetan sudah mencapai 17 orang.

"Lima pasien yang positif yang kita sampaikan hari ini merupakan hasil kontak tracing dari klaster Santri Magetan," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yopi saat menyampaikan keterangan persnya di depan awak media di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis 14 Mei 2020.

Lima pasien positif Covid-19 dari klaster Ponpes Magetan Jatim ini tersebar di sejumlah daerah. Yakni di Meranti, Pelalawan dan Bengkalis.

"Ini merupakan hasil kerja keras teman-teman di dinas kesehatan dalam melakukan kontak tracing. Mareka ini kan rata-rata anak muda semua, kondisnnya baik-baik saja, hanya batuk ringan saja, ini kalau tidak dilakukan dengan cepat tracingnya dan segera diisolasi sisa menularkan ke orang lain," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada orang tua yang anaknya baru pulang dari Ponpes Magetan Jatim untuk segera melaporkan ke Puskemas terdekat. Sehingga bisa dilakukan swab untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sebab mereka pada umumnya tidak bergejala.

"Saya imbau warga yang anaknya baru pulang dari Magetan segara lapor ke puskesmas terdekat," ujarnya.

Selain lima pasien positif dari kluster santri Magetan Jatim, ada satu lagi penambahan kasus baru pasien Positif Covid-19 yang diumumkan, Kamis 14 Mei 2020. Yakni pasien dengan inisial SM usia 40 tahun, warga Pekanbaru. Pasien SM ini bekerja di sebuah perguruan tinggi di Pekanbaru. Saat ini pasien SM sudah dirawat di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru.

"Pasien SM ini sempat akan melakukan tugas negara ke Jakarta, namun karena hasil rapid testnya reaktif yang bersangkutan langsung diambil swabnya, dan ternyata benar hasil swab pasien SM ini positif Covid-19," katanya. (*)

-->