ODP di Kabupaten Pelalawan Didominasi dari Kalangan Mahasiswa dan TKI

mahasiswa.jpg
(Shutterstock)
RIAU ONLINE, PELALAWAN- Update 12 Kecamatan di Kabupaten Pelalawan, dari data perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona per tanggal 10 April 2020, pagi ini. 2 PDP berasal dari Kecamatan Pelalawan.
 
Untuk data per Kecamatan di Kecamatan di 12 Kecamatan di Kabupaten Pelalawan, peningkatan signifikan terjadi pada kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). 
 
Untuk kasus ODP didominasi Mahasiswa dan Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari luar negeri dan daerah yang termasuk zona merah atau red area, sedangkan kasus PDP didominasi terjangkit dari pasien yang terinfeksi positif Covid-19 dan mempunyai gejala mengarah ke Covid-19.
 
Ditambah saat ini, untuk penetapan kasus ODP tidak lagi memenuhi unsur seperti mengalami batuk, flu, deman dan sesak nafas. Akan tetapi siapa saja yang pulang ke luar negeri dan luar daerah yang masuk kategori zona merah sudah dinyatakan ODP.
 
Pasien Corona2
 
 
Hal demikian disampaikan juru bicara penanganan dan pencegahan Covid-19 Pelalawan, Asril. Dan pihaknya terus melakukan pemantuan dilapangan, saat ini perkembangan untuk update data bisa dilihat melalui gugus tugas informasi dan layananan di posko pengaduan Covid-19, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
 
"Kasus per Kecamatan seperti Pangkalan Kerinci, kasus ODP 215, PDP 10, dan Positif 2 orang. Langgam, kasus ODP 12, PDP 1 orang. Bandar Seikijang, kasus ODP 29 orang. Pelalawan, kasus ODP 29, PDP 2 orang. Bunut, kasus ODP 22 orang. Pangkalan Kuras, kasus ODP 52, PDP 2 orang. Bandar Petalangan, kasus ODP 34, PDP 1 orang. Pangkalan Lesung, kasus ODP 61 orang. Ukui, kasus ODP 116, PDP 1 orang. Kerumutan, kasus ODP 54 orang. Teluk Meranti, kasus ODP 27, PDP 1orang. Kuala Kampar, kasus ODP 150 orang," ungkap Jubir Asril, melalui gugus tugas informasi dan layanan, Hendry Gunawan.
 
Dengan peningkatan OPD dan PDP ini, pihaknya dari gugus tugas Covid-19 Pelalawan menyampaikan apabila ada update perkembangan terbaru akan disampaikan kembali. Dan dalam hal ini pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak panik dan tetap jaga kesehatan sesuai himbuan pemerintah dan anjuran protokol kemenkes.
 
"Selalu jaga kesehatan dengan makanan yang ber vitamin, seperti buah sayur dan lainnya. Jaga jarak, rajin olah raga dan selalu di rumah jika tak ada keperluan yang mendesak untuk keluar," ingatnya, mengakhiri kepada, RiauOnline.co.id

-->