Partai Jadi Sasaran Kritik, PPP Akan Buktikan Dengan Penyemprotan Disinfektan

husaimi.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjawab tudingan-tudingan di media sosial yang menyebut partai-partai di Indonesia hanya hadir saat kampanye saja.

Wakil Ketua DPW PPP Riau, Husaimi Hamidi memastikan partainya bukan partai yang eksis menjelang Pemilu saja, namun PPP akan selalu ada saat masyarakat membutuhkan.

Hal tersebut akan diwujudkan PPP dalam gerakan "PPP Peduli Cegah Corona" yang mana seluruh pengurus PPP di kabupaten kota akan melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik keramaian.

"Ini wujud kepedulian kita ke masyarakat, banyak saya lihat postingan-postingan begitu di media sosial, saya tegaskan PPP tidak begitu, PPP selalu hadir untuk rakyat," kata anggota DPRD Riau ini, Jumat, 27 Maret 2020.

Besok, tegas Husaimi, dirinya sendiri langsung akan turun ke kampung halamannya di Kecamatan Pujud, Rohil untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke Rumah Ibadah, Sekolah, Pasar, Puskesmas dan tempat keramaian lainnya.

"Besok saya ke Pujud dan Tanjung Medang, minggunya saya ke Tanah Putih. Senin kita bergerak di Pekanbaru," tambahnya.

PPP, sambungnya, tidak hanya eksis di saat Pemilu saja kemudian menghilang ketika Pemilu usai. PPP akan terus komitmen pada masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Dia juga menghimbau agar masyarakat bisa mengikuti anjuran Pemerintah untuk mengurangi bahkan kalau bisa meniadakan aktivitas di luar ruangan untuk memutuskan rantai penyebaran virus ini.

Lebih jauh, nanti masing-masing kabupaten kota minimal akan menyemprotkan cairan disinfektan sebanyak 25 liter yang sudah disediakan oleh DPW PPP Riau.

"Kabupaten kota juga harus gerak. Kami di provinsi ini kan sifatnya koordinator saja, karena yang punya wilayah itu kabupaten kota," tuturnya.

Disamping itu, PPP juga saat ini tengah berupaya mencari stok masker, hand sanitizer dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis. Sebab, sampai hari ini keberadaan barang-barang itu tidak ada di pasaran.

"Kami sudah mencari, tapi memang barang itu tidak ada, jadi kami melakukan yang bisa kami lakukan saja dulu, penyemprotan disinfektan ini," tutupnya.