Kunjungi Ponpes Babussalam, AHY Kenang Ibunda Ani Yudhoyono

AHY-DI-PESANTREN.jpg
(hasbullah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan salam dari ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada seluruh masyarakat Riau.

Hal tersebut disampaikan AHY saat ia memberi kata sambutan di Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, Jumat, 14 Februari 2020.

Ponpes Babussalam merupakan agenda pertama AHY di Pekanbaru dalam kunjungannya hari ini, dimulai dari landing di Bandara Sultan Syarif Kasim II pukul 10.20 WIB.

"Saya sangat bersyukur bisa hadir ke tempat ini. Saya masih ingat awal pertemuan singkat saya dengan Tuan Guru Syach Ismail Royan di Sumut, dan hari ini saya diundang ke Ponpes ini. ini memang yang pertama tapi InsyaAllah ini bukan yang terakhir," kata AHY menyambut salam yang disampaikan oleh Pemilik Ponpes Babussalam, Ismail Royan.

AHY menegaskan, dirinya ingin menyambung tali silaturahmi dengan semua kalangan yang ada di Riau sekaligus ingin menyampaikan titipan salam dari ayahnya, SBY.

"Saya juga ingin menyampaikan salam hormat dari pak SBY, terkhusus pada tuan guru, alim ulama dan Keluarga Besar Pesantren Babussalam," tuturnya.

Dilanjutkan AHY, masih terngiang oleh SBY kala ia terakhir kali datang ke Ponpes Babussalam bersama dengan istri tercintanya Ani Yudhoyono pada akhir tahun 2018 lalu.

Kala itu, cerita AHY, senyum luar biasa ditampilkan oleh almarhumah Ibu Ani kepada semua masyarakat Riau. Ternyata itulah senyum terakhir Ibu Ani di Ponpes Babussalam.

"Tak lama setelah itu, ecara mengejutkan beliau divonis kanker darah, harus dirawat intensif, hingga akhirnya meninggal dunia. Itu takdir dan tak bisa ditolak, dengan doa dan harapan mari kita berdoa semoga almarhumah tersenyum bahagia selalu," tuturnya.

Pada kesempatan itu, AHY juga mendoakan Syech Ismail Royan agar diberkahi umur panjang sehingga bisa memberi pencerahan kepada santri-santri yang saat ini menuntut ilmu di Ponpes Babussalam.

"Kepada santri yang sedang ditempa, dengan disiplin dan mengedepankan jiwa patriot, kalian akan jadi kader luar biasa bagi bangsa ini. Tantangan sekarang makin susah, zaman sudah modern serta canggih," tutupnya.