Warga Sunda Kenalkan Budaya ke Masyarakat Riau

Warga-Sunda.jpg
(istimewa)
RIAUONLINE, PEKANBARU - Keluarga besar Paguyuban Mitra Sunda Riau (Misuri) mencatat sebanyak 560.000 warga asal Jawa Barat itu mendiami Bumi Lancang Kuning Riau. 
 
Sebagian warga Bumi Parahyangan itu pada Oktober mendatang akan menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus berniat menampilkan budaya lokal Sunda ke masyarakat Riau. 
 
Hal itu disampaikan oleh Ketua Misuri Riau, HE M Surahmat MH saat kegiatan ngliwet atau makan bersama di salah satu anggota Kompol Dedy Suryadi di Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, Sabtu (28/9). 
 
“Paguyuban Misuri dalam rangka silaturahim, ini tiap bulan selalu ada. Jadi hari ini tempatnya di rumah Kompol Dedy Suryadi, beliau dapat amanah di sini. Alhamdulillah, memang yang datang hanya sebagian kecil kurang lebih 100 orang lebih,” katanya.
 
Menurut Surahmat, pertemuan setiap bulan tersebut juga merupakan dalam rangka program kerja. Sebab, Paguyuban Misuri terdiri dari 16 group, dan semuanya bernaung di bawah Misuri.
 
“Seperti contoh di sini yang hadir ada dari warga Pasunda Riau, dari Sunda Ngecapruk, Baraya Siliwangi, dan lainnya. Sebanarnya ada 16 kelompok, karena itu dibagi-bagi,” kata Surahmat.
 
Surahmat menjelaskan, semua anggota paguyuban Misuri itu akan bertemu di dalam sebuah acara yang akan dilaksanakan 20 Oktober 2019 mendatang. Jumlah keanggotaan Misuri di seluruh Provinsi Riau mencapai 560.000 anggota.
 
“Insya Allah, forum silaturahim akbar pertemuan kami pada Minggu 20 Oktober di Sekretariat Misuri. Acaranya dari jam 9 pagi, sampai malam. Di situ nanti mempertontonkan masalah budaya sunda dan silaturahim orang sunda seluruh Riau,” terang Surahmat.
 
Surahmat mengatakan, anggota Misuri sangat menekuni pepatah yang menyebutkan dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Sebagaimana tempat anggota Misuri menjalani hidup di Riau.
 
“Insya Allah orang sunda di Riau membantu untuk membangun Riau ke depan lebih baik lagi. Dan kami mengikuti program pemerintah yang sebaik-baiknya,” tandasnya. (**)