Pilkada Bengkalis 2020, Demokrat Bantah Merapat ke PAN

azmi-demokrat-bengkalis.jpg
(istimewa)

Laporan: ANDRIAS

RIAUONLINE, BENGKALIS - Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis membantah dikabarkan telah merapat ke Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengusung bakal calon Bupati dan wakil Bupati pada Pilkada 2020.

Penegasan ini dilontarkan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis, Nur Azmi Hasyim. ST. Bahkan disayangkannya kabar beredar itu dikarenakan kedekatan keluarga dengan salah seorang kader PAN di Bengkalis.

"Hingga saat ini, Demokrat belum menentukan sikap dalam mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020, apalagi dibilang mengusung PAN karena kedekatan keluarga," kata Nur Azmi Hasyim kepada RIAUONLINE.CO.ID, Minggu 14 Juli 2019 di Bengkalis.

Pun demikian, Nur Azmi Hasyim menegaskan bahwa Partai besutan Susilo Bambang Yudoyono ini telah memberikan sikap resmi Partai Demokrat seiring bergulirnya wacana tahapan Pilkada di 173 Daerah termasuk Bengkalis.

"Demokrat tetap dalam koridor arahan Partai, melakukan survei internal dalam penjaringan bakal calon Bupati Bengkalis 2020," ujat Nur Azmi Hasyim.

Politikus muda asal Rupat inipun menambahkan, hingga September masih fokus untuk konsolidasi internal pasca Pemilu Legislatif, salah satu agenda yang akan dilaksanakan diantaranya melakukan Musyawarah Anak Cabang.

"Sementara untuk menghadapi Pilkada 2020 baru akan melakukan survei internal bakal calon (Balon) Bupati maupun Wakil Bupati pada September hingga Desember mendatang," tambahnya.

Hasil survei Balon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis ini akan diumumkan pada Januari 2020 mendatang pada Rakerda DPC Partai Demokrat Bengkalis. Terkait survei yang dilakukan, Demokrat akan memprioritaskan kader Demokrat terlebih dahulu.

"Yang jelas kita akan tetap, prioritaskan kader sendiri dalam melakukan survei ini, kemudian Petahana, Tokoh masyarakat dan Ketua Partai Politik," tambah pria akrab di sapa Emi ini.

Lanjut Emi, setelah masa penjaringan dan melihat hasil survei yang dilakukan, Demokrat akan melakukan penjajakan ke partai politik lain guna membangun koalisi.

"Nanti hasil penjajakan ini akan kita umumkan secara resmi berkoalisi dengan siapa dan Bakal Calon mana yang akan kita usung pada Maret mendatang," pungkasnya semberi menambahkan tetap meminta arahan DPP Partai Demokrat sebagai pengambil keputusan akhir.