RIAU ONLINE, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto instruksikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk mengingatkan seluruh jajaran kabinet agar meninggalkan praktik korupsi.
Hal ini disampaikan Prasetyo usai konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.
"Berulang kali juga sudah saya sampaikan bahwa berulang kali Pak Presiden terus mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa salah satu tugas berat kita ini kan adalah melawan yang namanya tindak pidana korupsi," kata Prasetyo, dikutip dari Kumparan.
Peringatan ini disampaikan Prasetyo menyusul serangkaian kasus hukum yang menjerat sejumlah pejabat eksekutif belakangan ini.
Dirinya menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari lingkaran pemerintah sendiri dan seluruh elemen masyarakat.
"Yang itu harus dimulai dari kita, dari jajaran pemerintah yang sedang diberi amanah, dari jajaran kabinet, dari seluruh kementerian dan lembaga, dan sebenarnya juga bagi kita semua gitu," ujarnya.
Ia menambahkan, Prabowo selaku Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan telah berulang kali mengingatkan jajarannya untuk melakukan pembenahan dan meninggalkan berbagai praktik yang berpotensi melanggar hukum.
"Karena beliau kan sebagai Kepala Negara maupun Kepala Pemerintahan. Jadi berulang kali itu sudah diingatkan untuk kita semua meninggalkan, mari membenahi diri, meninggalkan praktik-praktik yang mengarah kepada pelanggaran-pelanggaran norma hukum terutama tindak pidana korupsi. Begitu. Sudah sering diingatkan," pungkasnya.

