Prabowo Subianto Klaim Pemerintah Efektif Hadapi Ketidakpastian Dunia

Prabowo-Ingatkan-TNI-Tanggap-Lindungi-Sumber-Daya-Alam.jpg
Presiden Prabowo Subianto (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Presiden Prabowo memberikan sejumlah arahan penting saat Rapat Kerja Para anggota Kabinet Merah Putih dan jajaran lain di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo membahas stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM), perang, pengaruh asing, hingga perizinan tambang.

Prabowo menekankan pentingnya kepercayaan terhadap fondasi yang dibangun para pendiri bangsa dan mengingatkan bahwa seringkali pemimpin tidak menyadari potensi besar Indonesia.

"Jadi saudara-saudara percayalah pada sistem yang telah dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita, percayalah pada kekuatan kita sendiri, percayalah pada Indonesia," ujar Prabowo, dikutip dari Kumparan, Kamis, 9 April 2026.

Menurut Prabowo, sikap terbuai oleh pemikiran jangka pendek serta ego masing-masing membuat bangsa mudah terpecah, dan hal itu kerap dimanfaatkan kekuatan luar melalui strategi adu domba. 

"Kita tidak sadar, kita terbawa oleh pemikiran kita yang jangka pendek. Kita terbawa oleh ambisi dan ego kita masing-masing," tuturnya.

Prabowo juga mengaku harus melakukan sejumlah kunjungan kerja luar negeri untuk mengamankan pasokan energi nasional.

"Aku harus kerja keras sekarang ini, enggak ada libur. Dibilang Prabowo jalan‑jalan ke luar negeri, seneng jalan‑jalan ke luar negeri, saudara‑saudara, untuk amankan minyak ya gue harus ke mana‑mana," ungkap Prabowo.

Ia mencontohkan kunjungannya ke Jepang pada awal April 2026 yang lalu di mana dia berhasil mengamankan beberapa kesepakatan di bidang energi dan menyatakan rencananya akan kembali melakukan kunjungan serupa.

"Saya berangkat lagi nih, aku mau berangkat lagi nih ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tau ke mana, amankan juga," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung terkait janji membangun 1.000 desa nelayan sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih.


"Saya merencanakan akan membangun seribu desa nelayan tahun 2026 ini, Desember 2026 dan kita akan cek saudara nanti bisa nagih ke Prabowo berapa desa nelayan yang sudah selesai," tegasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya hutan, sebagai kunci menjaga ketersediaan air di Indonesia.

Prabowo menilai bahwa Indonesia sejatinya memiliki sumber daya air yang melimpah, bahkan dalam kondisi tertentu mengalami kelebihan air. 

"Alhamdulillah negara kita masalah air tidak sebenarnya menjadi masalahnya kadang‑kadang kita kelebihan air," ujarnya. 

"Kita ketawa kelebihan air, ini karunia, satu hari air turun di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat, satu hari air turun di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat demikian berkah yang kita terima dari Maha Kuasa," imbuh Prabowo.

Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua wilayah Indonesia memiliki kondisi yang sama, terutama di kawasan timur yang masih menghadapi keterbatasan air. 

"Ya di bagian‑bagian tertentu Negara kita Indonesia timur pulau‑pulau tertentu masih ada kesulitan air tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada tinggal mampu atau tidak Kita mendapatkannya dan menjaganya," lanjutnya.

Pemerintah juga menurunkan biaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 meskipun harga avtur mengalami kenaikan tajam.

"Langkah‑langkah kita untuk amankan BBM, yang sudah kita putuskan adalah, yang boleh saya umumkan sekarang adalah pelaksanaan haji tahun 2026 ini kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta," ungkap Prabowo.

Meskipun harga avtur naik, ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tetap akan menurunkan biaya haji untuk tahun ini sebagai bagian dari komitmen melindungi masyarakat, terutama lapisan paling bawah. 

"Walaupun harga avtur naik, tapi kita berani turunkan harga haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah," ujarnya.

Dirinya juga meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di wilayah hutan lindung, dengan batas waktu yang diberikan hanya dalam sepekan ke depan.

Prabowo mengatakan, berdasarkan laporan Bahlil, terdapat ratusan wilayah pertambangan yang tidak jelas berada di kawasan hutan, terutama di hutan lindung yang harus segera dicabut izinnya.

"Ada sekian ratus, Menteri ESDM segera evaluasi ya kalau tidak jelas cabut semua itu IUP‑IUP, cabut semua itu. Kita sudah tidak ada waktu untuk terlalu kasihan, tidak ada kasihan sekarang," tegasnya.

Dalam rapat kerja tersebut, Prabowo juga menyampaikan syukur karena Indonesia masih dapat menghadapi krisis global di tengah konflik yang berlangsung di banyak negara.

"Kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian dengan penuh konflik peperangan di mana‑mana yang telah mengakibatkan goncangan‑goncangan stabilitas dunia," kata Prabowo dalam rapat kerja pemerintah.

Ia menyatakan keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan arah bernegara sendiri merupakan bukti efektivitas dan keandalan pemerintahan yang dipimpinnya selama ini. 

"Alhamdulillah pemerintah kita, di mana saudara‑saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin, sudah 1,5 tahun. Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," ungkap Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa Indonesia mampu menavigasi atau melewati berbagai hal berbahaya di tengah ketidakpastian dunia, menunjukkan bahwa pemerintah efektif, andal, dan mampu menjalankan tugas bernegara dengan baik. 

"Kita dapat navigasi melalui hal‑hal yang berbahaya, tapi 1,5 tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita, efektif, pemerintah kita andal, dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik," pungkasnya.